Perahu Mancing Terbalik di Perairan Tobelo, Empat Anak Diselamatkan Tim Sat Polairud Halmahera Utara

Penulis: Sutomo  •  Minggu, 12 Juli 2026 | 21:05:31 WIB
Tim Sat Polairud Halmahera Utara mengevakuasi empat anak setelah perahu mereka terbalik di perairan Tobelo.

TOBELO — Empat anak yang tengah memancing di perairan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, selamat setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik, Minggu (12/7/2026) sore. Tim gabungan Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Halut dan personel Marnit Dit Polairud Polda Maluku Utara bergerak cepat mengevakuasi seluruh korban. Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan beraktivitas di laut.

Kronologi: Perahu Terbalik Tak Jauh dari Pos Polairud

Insiden kecelakaan laut itu terjadi sekitar pukul 15.50 WIT. Lokasinya tidak jauh dari Pos Marnit Polairud Tobelo. Perahu yang digunakan keempat anak tersebut diketahui dalam posisi terbalik saat tim penyelamat tiba.

Laporan darurat dari warga diterima petugas. Tim penyelamat langsung bergerak menuju titik koordinat menggunakan perahu karet atau rubber boat. Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam waktu singkat tanpa mengalami cedera serius.

Keempat Korban Dievakuasi dan Diserahkan ke Keluarga

Setelah dievakuasi, keempat anak langsung dibawa ke Pos Marnit Tobelo untuk mendapatkan penanganan awal. Petugas memastikan kondisi mereka stabil sebelum akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga.

Kasat Polairud Polres Halut, IPTU Agus Dwi Sunarto, menyampaikan apresiasi atas kesigapan personel gabungan di lapangan. “Kegiatan penyelamatan berlangsung aman dan kondusif. Kami berharap kejadian ini menjadi perhatian bersama akan pentingnya keselamatan di perairan,” ujarnya.

Imbauan: Gunakan Jaket Pelampung dan Pantau Cuaca Sebelum Melaut

Menyusul insiden ini, Agus mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang kerap memancing, untuk selalu memprioritaskan keselamatan. Ia menekankan pentingnya penggunaan jaket pelampung atau life jacket.

Selain itu, warga diminta selalu memantau kondisi cuaca sebelum memutuskan bertolak ke laut. Langkah sederhana ini dinilai krusial untuk mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.

Reporter: Sutomo
Sumber: tandaseru.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top