SOFIFI — Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengirimkan pesan langsung melalui Sekretaris Daerah Samsuddin A. Kadir saat melantik 22 pejabat baru di Aula Bidadari Kantor Gubernur, Kamis (16/7/2026). Isinya: jangan hanya sibuk, tetapi harus menyelesaikan masalah.
“Saya tidak membutuhkan birokrasi yang sekadar sibuk bekerja, saya membutuhkan birokrasi yang mampu menyelesaikan persoalan,” tegas Sekprov membacakan sambutan tertulis Gubernur Sherly.
Menurutnya, keberhasilan seorang pejabat tidak diukur dari banyaknya rapat yang dipimpin, melainkan dari kemampuan menghadirkan solusi. Pesan ini menjadi pengingat bagi para pejabat yang baru dilantik untuk segera bekerja, bukan sekadar mengisi jam kerja.
Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Gubernur Maluku Utara Nomor 800.1.3.3/Kep/JPTP-MU/004/VII/2026 untuk eselon II dan Nomor 800.1.3.3/Kep/ADM-MU/004/VII/2026 untuk eselon III dan IV. Seluruh keputusan telah mendapat rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI melalui sistem Manajemen Talenta.
Untuk Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), ada tiga nama yang dirotasi: Khairil Haji Hukum sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa, Suryanto Andili sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, serta Drs. Muhammad Ali Fataruba sebagai Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Malut.
Sementara itu, 19 pejabat administrator dan pengawas (eselon III dan IV) juga dilantik. Mereka berasal dari berbagai dinas, mulai dari Dinas Pertanian, Disperkim, Dinas PUPR, Dinas Kehutanan, hingga Bapenda dan BPBD.
Seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diminta bergerak cepat hingga 7 Agustus 2026. Tenggat waktu itu berkaitan dengan penilaian Innovative Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri.
Pemprov Malut membidik target besar: masuk 5 besar Indeks Inovasi Daerah tingkat nasional. “Ini bukan sekadar formalitas. Penilaian IGA akan menentukan sejauh mana daerah kita mampu berinovasi,” ujar Sekprov Samsuddin di akhir sambutan.
Usai prosesi pelantikan, Sekprov memberikan ucapan selamat kepada para pejabat baru. Ia mengingatkan agar mereka menjaga amanah dengan integritas tinggi.
Acara pelantikan turut dihadiri para Asisten, Staf Ahli Gubernur, serta jajaran pimpinan OPD di lingkungan Pemprov Maluku Utara. Agenda ini menjadi bagian dari penyegaran birokrasi yang rutin dilakukan pemerintah daerah.