Honda Accord SUV Siap Hidupkan Lagi Konsep Crosstour, Incar Pembeli Subaru Outback

Penulis: Sutomo  •  Selasa, 28 Juli 2026 | 09:22:01 WIB
Honda Accord SUV dikabarkan akan diproduksi untuk bersaing di segmen wagon tinggi yang saat ini didominasi Subaru Outback.

MALUKU UTARA — Kabar ini pertama kali diungkap oleh Automotive News dan dirangkum dalam buletin pagi The Drive, TDS, pada Senin (27/7/2026). Menurut laporan tersebut, Honda melihat celah pasar di segmen wagon tinggi yang hampir ditinggalkan pabrikan lain, kecuali Subaru Outback yang masih setia.

Berbeda dengan pendahulunya yang sempat menuai kritik soal desain, Honda disebut akan lebih berhati-hati dalam merancang tampilan Accord SUV. Harapannya, mobil ini tidak akan se-"jelek" Accord Crosstour generasi pertama yang sempat dijual di Amerika Serikat pada 2010 hingga 2015.

Mengapa Honda Kembali ke Konsep Long-Roof?

Langkah ini diambil Honda untuk merebut pangsa pasar dari Subaru Outback yang selama ini mendominasi segmen kendaraan serbaguna dengan karakter mobil penumpang namun punya kemampuan off-road ringan. Dengan basis platform Accord yang sudah terbukti nyaman dan efisien, Honda bisa menekan biaya pengembangan sekaligus menawarkan ruang kabin yang lebih luas.

Mesin hybrid menjadi andalan utama. Ini sejalan dengan strategi elektrifikasi global Honda yang menargetkan 100 persen penjualan kendaraan listrik dan hybrid pada 2040. Belum ada detail soal kapasitas baterai atau tenaga yang dihasilkan, namun kemungkinan besar akan mengadopsi sistem e:HEV generasi terbaru yang sudah dipakai di CR-V dan Civic hybrid.

Kapan Meluncur dan Berapa Harganya?

Honda belum memberikan pernyataan resmi, namun sumber internal menyebutkan jadwal peluncuran bisa terjadi pada 2028 atau 2029. Soal harga, belum ada angka pasti. Sebagai gambaran, Accord sedan hybrid saat ini dibanderol mulai Rp 800 jutaan di Indonesia (estimasi konversi dari harga USD). Dengan tambahan fitur dan dimensi lebih besar, Accord SUV kemungkinan akan berada di kisaran harga yang lebih tinggi.

Belum diketahui apakah model ini akan masuk ke Indonesia. Pasar SUV Tanah Air sangat kompetitif, didominasi oleh model seperti CR-V dan HR-V. Namun, jika Honda serius membawa Accord SUV ke sini, segmen "wagon premium tinggi" bisa menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang bosan dengan SUV konvensional.

Kompetisi di Segmen yang Sepi Pemain

Selain Subaru Outback, pesaing potensial lain adalah Toyota Crown Signia yang baru dirilis di Jepang dan Amerika. Namun, Crown Signia lebih condong ke gaya crossover mewah. Honda Accord SUV diprediksi akan lebih fokus pada kepraktisan dan efisiensi bahan bakar, bukan kemewahan ekstrem.

Keputusan Honda untuk menghidupkan kembali semangat Crosstour juga menunjukkan bahwa konsumen masih menginginkan kendaraan yang serbaguna: nyaman seperti sedan, lega seperti wagon, dan tinggi seperti SUV. Jika Honda berhasil meracik formula ini dengan desain yang lebih modern, bukan tidak mungkin Accord SUV akan menjadi bintang baru di jajaran produk Honda global.

Reporter: Sutomo
Sumber: thedrive.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top