TERNATE — BMKG mencatat gempa bumi magnitudo 2,5 terjadi di perairan barat laut Ternate, Selasa (8/9/2026) pukul 21.26.20 WIB. Episenter gempa berlokasi sekitar 129 kilometer dari pusat Kota Ternate dengan kedalaman hiposenter mencapai 35 kilometer.
Informasi awal ini disampaikan BMKG dengan mengutamakan kecepatan distribusi kepada masyarakat. Data yang dirilis masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring kelengkapan analisis lanjutan.
Masyarakat yang berada di wilayah pesisir diminta tetap tenang dan tidak panik menyikapi informasi gempa ini. Warga dapat memantau perkembangan data terbaru melalui kanal resmi BMKG, baik situs web maupun aplikasi mobile.
Setelah guncangan terasa, warga perlu memeriksa kondisi bangunan dan lingkungan sekitar. Jika ditemukan kerusakan struktural, sebaiknya segera menjauh dari bangunan yang berpotensi membahayakan keselamatan.
BMKG mengingatkan masyarakat agar hanya mempercayai informasi gempa dari sumber resmi yang dapat dipertanggungjawabkan. Penyebaran informasi yang belum terverifikasi kebenarannya dapat memicu kepanikan yang tidak perlu di tengah masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan atau korban akibat gempa berkekuatan kecil tersebut. Meski magnitudonya rendah, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat posisi Maluku Utara yang berada di kawasan rawan aktivitas seismik.