MALUKU UTARA — Pencapaian Geely EX2 di lembaga uji tabrak independen bukan sekadar klaim pemasaran. Mobil listrik kompak ini menjalani protokol keselamatan terbaru 2026 yang diterapkan Euro NCAP dan ANCAP, dua lembaga yang metodologinya berbeda dari generasi pengujian sebelumnya. Hasilnya, EX2 menyabet bintang lima di keduanya dan tercatat sebagai salah satu model pertama di segmen A dan B secara global yang mampu meraih peringkat tertinggi.
Kami mengulas capaian ini berdasarkan data resmi yang dirilis Geely dan Motoresto.id, mencakup detail skor per kategori, fitur keselamatan, hingga posisinya di pasar global.
Protokol 2026 tidak lagi sekadar mengukur ketahanan fisik kabin saat tabrakan. Euro NCAP dan ANCAP kini membagi penilaian ke empat aspek: Safe Driving, Crash Avoidance, Crash Protection, dan Post-Crash Safety. EX2 mencatat skor berikut:
Skor Post-Crash Safety yang nyaris sempurna ini jarang terlihat di kelas mobil kompak. Artinya, EX2 dirancang serius untuk melindungi penumpang bahkan setelah benturan terjadi, bukan hanya saat tabrakan berlangsung.
Geely membekali EX2 dengan konfigurasi sensor 5 radar dan 5 kamera (5R5V) yang mendukung 36 fitur keselamatan cerdas. Sistem ini bekerja untuk mengenali kondisi sekitar, baik siang maupun malam.
Pada aspek Safe Driving, ada Occupant Monitoring System dan Driver Monitoring System yang mendeteksi penggunaan sabuk pengaman tidak tepat, distraksi, kelelahan, hingga kantuk. Ada pula Child Presence Detection yang memberi peringatan lewat kendaraan atau smartphone jika ada anak tertinggal di kabin.
Sementara untuk menghindari tabrakan, Adaptive Cruise Control (ACC) diuji dalam skenario kendaraan cut-in dan cut-out. Intelligent Cruise Control (ICC) bahkan meraih skor penuh dalam pengujian lane-keeping, termasuk saat kecepatan tinggi dan tikungan tajam.
Saat kecelakaan tak terhindarkan, EX2 mengandalkan struktur Cage Body yang mendistribusikan energi benturan dan membatasi deformasi kabin. Baterai berpendingin cairan (liquid-cooled battery) turut menjaga temperatur tetap stabil selama insiden.
Kabin dilindungi tujuh airbag, termasuk dual-chamber far-side airbag dan integrated side-curtain airbag bervolume 33,7 liter. Sistem adaptive load-limiting seat belt melengkapi perlindungan penumpang.
Setelah benturan, Advanced eCall otomatis melakukan panggilan darurat dan mengirim informasi kendaraan serta penumpang ke layanan darurat. Post-crash electrical isolation pada baterai tegangan tinggi dirancang untuk meningkatkan keamanan pasca-insiden.
Di luar keselamatan, EX2 menyasar mobilitas perkotaan. Dimensi kompaknya dipadukan radius putar 4,95 meter, memudahkan manuver di jalan sempit atau area parkir terbatas. Baterai berkapasitas 40,8 kWh memberi jarak tempuh hingga 395 km berdasarkan standar NEDC.
Klaim biaya perawatan berkala juga menarik: rata-rata Rp1,4 juta per tahun hingga 100.000 km. Ini nilai tambah signifikan untuk kendaraan listrik harian.
EX2 bukan pendatang baru. Mobil ini telah dipasarkan di lebih dari 30 negara dengan total penjualan global lebih dari 800.000 unit. Sepanjang 2025, EX2 disebut menjadi kendaraan terlaris di dunia untuk segmen A dan B.
Setelah hadir di Australia, Inggris, dan Prancis, Geely berencana memperluas pasar ke negara lain pada paruh kedua 2026. Sayangnya, belum ada kepastian kapan EX2 masuk Indonesia.
Geely EX2 layak disebut sebagai tolok ukur keselamatan baru di segmen EV kompak. Skor bintang lima Euro NCAP dan ANCAP 2026, ditambah skor Post-Crash Safety 95 persen, menjadikannya pilihan sangat kuat bagi konsumen yang menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.
Mobil ini cocok untuk keluarga muda perkotaan yang butuh kendaraan kedua dengan biaya perawatan rendah dan fitur keselamatan lengkap. Namun, sebelum memutuskan, pantau terus perkembangan distribusi dan harga resminya di Indonesia—karena tanpa dukungan jaringan purna jual yang memadai, secanggih apapun fiturnya akan terasa sia-sia.
Fitur kesel?
matan apa saja yang dimiliki Geely EX2 untuk mencegah kecelakaan? A: Geely EX2 dilengkapi konfigurasi sensor 5 radar dan 5 kamera yang mendukung 36 fitur keselamatan cerdas, termasuk Adaptive Cruise Control (ACC), Intelligent Cruise Control (ICC), serta sistem pemantauan pengemudi dan pendeteksi anak tertinggal.