Rupiah Dibuka Menguat 0,69% ke Rp17.511 per Dolar AS

Penulis: Sutomo  •  Kamis, 10 September 2026 | 09:36:01 WIB
Rupiah dibuka menguat 0,69 persen ke level Rp17.511 per dolar AS.

MALUKU UTARA — Pergerakan rupiah pagi ini menjadi salah satu yang terbaik di kawasan. Mata uang Garuda menguat 121 poin, sementara sebagian besar mata uang Asia lain justru tertekan tipis terhadap dolar AS.

Mata Uang Asia Bergerak Bervariasi

Di kawasan Asia, pergerakan mata uang tidak seragam. Yen Jepang melemah 0,03 persen, yuan China melemah 0,02 persen, dan peso Filipina melemah 0,05 persen.

Sebaliknya, baht Thailand menguat 0,02 persen dan won Korea Selatan menguat 0,14 persen. Dolar Singapura dan dolar Hong Kong masing-masing menguat tipis 0,02 persen dan 0,01 persen.

Mata Uang Negara Maju Kompak di Zona Hijau

Mata uang utama negara maju bergerak serempak di zona positif. Euro menguat 0,05 persen, poundsterling Inggris menguat 0,07 persen, dan franc Swiss menguat 0,16 persen.

Dolar Australia dan dolar Kanada masing-masing menguat 0,01 persen pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Investor Wait and See Data Ekonomi

Analis Mata Uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah masih berpotensi menguat terhadap dolar AS, tetapi dengan ruang yang terbatas.

"Rupiah masih berpotensi menguat terhadap dolar AS, Namun, penguatan diperkirakan terbatas, dengan investor wait and see menantikan data penjualan ritel Juli Indonesia dan data inflasi produsen AS," ujar Lukman kepada CNNIndonesia.com.

Data penjualan ritel Juli Indonesia dari Bank Indonesia menjadi salah satu katalis yang ditunggu pelaku pasar hari ini. Selain itu, data inflasi produsen AS juga menjadi acuan sebelum pasar mengambil posisi lebih jauh.

Rentang Pergerakan Rupiah Hari Ini

Lukman memperkirakan rupiah bergerak di rentang Rp17.450 per dolar AS hingga Rp17.600 per dolar AS sepanjang hari ini. Level pembukaan Rp17.511 berada di bagian tengah rentang tersebut.

Bagi pelaku usaha yang memiliki kebutuhan dolar jangka pendek, rentang tersebut bisa menjadi acuan untuk mencermati titik masuk. Sementara investor asing masih menunggu kejelasan data sebelum menambah posisi di aset rupiah.

Reporter: Sutomo
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top