Dinas PUPR Morotai Bangun Drainase 1 Km di Desa Gotalamo, Atasi Banjir Setelah Nyaris 10 Tahun

Penulis: Sutomo  •  Kamis, 24 September 2026 | 14:32:31 WIB
Pekerja menyelesaikan pembangunan drainase sepanjang 1 kilometer di Desa Gotalamo, Pulau Morotai.

MOROTAI — Proyek drainase di Desa Gotalamo dikerjakan Dinas PUPR Pulau Morotai setelah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Maluku Utara melakukan survei intensif terkait rencana perbaikan kerusakan jalan dan saluran air. Penataan difokuskan pada pusat kota, termasuk jalan poros Desa Darame yang aliran airnya sering meluap hingga ke Desa Muhajirin.

Selain Desa Muhajirin dan Desa Gotalamo, genangan air saat musim hujan juga sering berdampak ke pemukiman warga di kompleks MTQ serta Desa Pandanga.

Saluran Lama Tertimbun Sampah dan Pasir Bertahun-tahun

Normalisasi drainase di Desa Gotalamo dirancang dengan tiga saluran pembuangan menuju pantai. Perbaikan dilakukan karena saluran lama telah tertimbun material sampah dan pasir selama bertahun-tahun.

Kepala Dinas PUPR Pulau Morotai, Fahmi Usman, mengatakan pengerjaan drainase sepanjang 1 kilometer tersebut ditargetkan tuntas sebelum berlanjut ke tahap pengaspalan jalan.

"Terus pekerjaan setelah drainase tuntas dikerjakan kemudian satu minggu ke depan disusul pekerjaan jalan. Setelah pembangunan drainase tuntas baru dilanjutkan perbaikan jalan hotmix di pusat kota, dan saya sudah koordinasi dengan pihak BPJN untuk melakukan penimbunan jalan hotmix," jelas Fahmi, Kamis (24/9/2026).

Aliran Air Sering Meluap ke Permukiman Warga

Fahmi menyebut penataan saluran air ini sebagai upaya normalisasi kawasan yang kerap tergenang banjir. Menurutnya, BPJN juga memprioritaskan normalisasi drainase di kawasan Desa Gotalamo karena wilayah tersebut telah menjadi langganan luapan air setiap kali hujan deras mengguyur.

"Alhamdulillah sudah dikerjakan sekaligus upaya normalisasi kawasan yang kerap tergenang banjir. Selain fokus pada perbaikan akses transportasi, BPJN juga memprioritaskan normalisasi drainase di kawasan Desa Gotalamo. Wilayah tersebut diketahui telah menjadi langganan luapan air setiap kali hujan deras mengguyur selama puluhan tahun terakhir," kata Fahmi.

Melalui penataan ulang saluran air ini, pemerintah daerah berharap masalah luapan air yang memicu banjir di Desa Gotalamo dan Desa Muhajirin dapat teratasi secara menyeluruh.

"Drainase ini ditata rapi lagi karena drainase ini sudah banyak tumpukan sampah dan pasir bertahun-tahun, baru hari ini diperbaiki. Jadi kalau drainase di Gotalamo tuntas maka normalisasi saluran ini mengatasi luapan air yang selama ini sering terjadi di desa Muhajirin dan Desa Gotalamo," pungkas Fahmi.

Reporter: Sutomo
Sumber: tandaseru.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top