Pemprov Maluku Utara dan PLN Pulihkan Listrik Pulau Gebe, Tiga Pembangkit Kembali Beroperasi

Penulis: Saiful  •  Jumat, 25 September 2026 | 19:31:02 WIB
Petugas PLN melakukan pengecekan komponen pembangkit yang bermasalah di Pulau Gebe.

SOFIFI — Gangguan pada sistem pembangkit Pulau Gebe terjadi pada 18 September 2026. Petugas PLN langsung melakukan pengecekan dan penanganan terhadap salah satu komponen yang bermasalah. Selama proses perbaikan berlangsung, PLN mengatur beban sistem kelistrikan agar pelayanan ke warga tidak terputus total.

Instalasi unit pembangkit baru turut dilakukan di sela-sela penanganan. Langkah itu bagian dari upaya meningkatkan keandalan pasokan listrik di pulau yang berbatasan langsung dengan Papua tersebut.

Listrik Normal Kembali pada 22 September 2026

Empat hari setelah gangguan pertama terdeteksi, sistem kelistrikan Pulau Gebe dinyatakan beroperasi normal. Tiga unit pembangkit kini menanggung beban kebutuhan listrik harian warga.

"Saat ini kebutuhan listrik masyarakat Pulau Gebe telah terpenuhi dengan dukungan tiga unit pembangkit yang beroperasi," kata Rio Jefri Pasaribu.

Rio menegaskan PLN masih melanjutkan pekerjaan pemeliharaan dan peningkatan keandalan pembangkit. Optimalisasi dilakukan agar pasokan listrik tidak kembali terganggu.

"PLN terus melakukan optimalisasi pembangkit yang tersedia agar pelayanan listrik kepada masyarakat Pulau Gebe semakin andal dan dapat mendukung aktivitas masyarakat," ujarnya.

Pompa Air PDAM Ikut Jadi Perhatian

Pemulihan listrik di Pulau Gebe tidak berdiri sendiri. PLN bersama Pemkab Halmahera Tengah dan PDAM mengatur manajemen beban agar mesin pompa air bisa beroperasi normal.

Layanan air bersih menjadi kebutuhan dasar lain yang terdampak saat kelistrikan terganggu. Pengaturan beban dilakukan supaya pompa PDAM tetap mendapat pasokan listrik yang cukup.

"PLN dan bersama PDAM juga terus berkoordinasi agar mesin pompa air PDAM bisa dioperasikan secara normal dengan manajemen beban," kata Rio.

Pemprov Koordinasi Lintas Instansi

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Maluku Utara, Abdul Karim Usman, menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan PLN dan Pemkab Halmahera Tengah. Koordinasi mencakup pelayanan kelistrikan sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar warga.

"Pemerintah provinsi terus berkoordinasi dengan PLN dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah untuk memastikan pelayanan kelistrikan di Pulau Gebe berjalan dengan baik dan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi," katanya.

Dukungan Pemkab Halmahera Tengah diarahkan pada tiga sektor sekaligus: listrik, air bersih, dan jaringan komunikasi. Ketiganya menjadi kebutuhan dasar yang saling terkait bagi warga Pulau Gebe.

PLN memastikan pemeliharaan dan peningkatan keandalan pembangkit terus berjalan. Tujuannya menjaga stabilitas sistem kelistrikan agar aktivitas masyarakat Pulau Gebe tidak lagi terganggu.

"PLN akan terus melanjutkan pekerjaan pemeliharaan dan peningkatan keandalan pembangkit guna memastikan sistem kelistrikan Pulau Gebe semakin optimal," tutup Rio.

Reporter: Saiful
Sumber: halmaherapost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top