MOROTAI — Bantuan yang diserahkan berupa beras 25 kilogram, satu sak tepung terigu, gula pasir 10 kilogram, dua rak telur ayam, serta 10 dus air Dodola. Sembako tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan perjamuan keluarga korban.
Penyerahan berlangsung di kediaman korban. Kompol Safrudin Djafar memimpin langsung proses penyaluran bersama sejumlah personel Polres Pulau Morotai.
Beras 25 kilogram menjadi salah satu kebutuhan pokok yang disiapkan untuk jamuan tamu yang datang melayat. Ditambah tepung terigu satu sak, gula pasir 10 kilogram, dua rak telur ayam, dan 10 dus air Dodola.
Menurut Wakapolres, bantuan itu merupakan bentuk kepedulian dan empati Polres Pulau Morotai terhadap keluarga yang tengah berduka.
"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati dari Polres Pulau Morotai kepada keluarga korban. Semoga dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga dalam pelaksanaan perjamuan serta menjadi bagian dari dukungan moril kepada keluarga yang sedang berduka," ujar Safrudin, Sabtu 10 Oktober 2026.
Selain menyerahkan sembako, jajaran kepolisian turut menyampaikan belasungkawa kepada pihak keluarga korban. Kehadiran personel di rumah duka disebut sebagai bentuk dukungan moril.
"Kehadiran personel Polres Morotai tentunta diharapkan dapat memberikan dukungan moril bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarganya akibat musibah tersebut," kata Safrudin.
Ia menambahkan bahwa penyaluran bantuan ini juga menjadi bagian dari upaya Polres Morotai untuk menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, terutama saat menghadapi situasi duka.
Langkah tersebut, menurut Wakapolres, sejalan dengan semangat Polri untuk Masyarakat serta komitmen memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman secara humanis.
Korban meninggal dunia akibat tersengat listrik saat memasang baliho untuk menyambut kedatangan Kapolda Maluku Utara. Musibah itu terjadi di Desa Bido, Kecamatan Morotai Utara.
Polres Pulau Morotai memastikan penyaluran bantuan serupa akan terus dilakukan bagi warga yang membutuhkan, terutama keluarga yang tengah menghadapi situasi duka.