MALUKU UTARA — Marc Marquez mengakhiri balapan utama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di posisi keenam, Minggu (11/10/2026). Pembalap berusia 33 tahun itu mengaku sengaja tampil hati-hati dan tidak mengambil risiko tambahan. Hasil ini membuatnya turun ke urutan kedua klasemen, tertinggal dua poin dari Jorge Martin.
Balapan berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok. Marco Bezzecchi keluar sebagai juara, sementara Marquez harus puas finis di posisi keenam setelah sehari sebelumnya menang di sprint race.
Kemenangan di sprint race sempat membawa Marquez memimpin puncak klasemen MotoGP. Posisi itu hilang lagi setelah balapan utama, dan kini dia kembali tertinggal dua poin dari Jorge Martin.
Hasil di Mandalika menandai pencapaian tersendiri bagi Marquez. Untuk pertama kalinya, pembalap Spanyol itu mampu menyelesaikan balapan di sirkuit berjarak 4,3 kilometer tersebut.
Pada MotoGP Mandalika 2022, yang pertama bergulir, Marquez tidak bisa tampil karena kondisi tidak fit usai kecelakaan dalam sesi pemanasan. Setahun berikutnya, dia gagal finis setelah mengalami crash dan dinyatakan DNF.
Pada 2024, Marquez kembali gagal finis karena masalah teknis pada motornya. Di perhelatan 2025, dia terlibat crash. Rangkaian hasil buruk itu baru terputus pada edisi 2026.
Marquez mengungkapkan bahwa keputusan tampil konservatif diambilnya setelah membaca situasi balapan. Dia menyadari kecepatan para pembalap lain sudah berada di level yang sulit diimbangi pada sisa balapan.
"Saat balapan tersisa 12 lap, saya sudah memahami situasinya. Saya bisa merasakan kecepatan para pembalap lain dan tahu bahwa (Pedro) Acosta serta (Ai) Ogura pada akhirnya akan menyalip saya," kata Marquez selepas race.
"Mungkin Diggia juga bisa melakukannya, tetapi pada akhirnya dia tidak melanjutkan upayanya. Jadi, saya memang memilih strategi untuk tidak mengambil risiko tambahan," sambungnya.
Finis di posisi keenam membuat Marquez mengumpulkan poin yang lebih sedikit dibandingkan saat sprint race. Jorge Martin kembali menguasai puncak klasemen dengan keunggulan dua poin atas Marquez.
Selisih itu terbilang tipis mengingat balapan masih menyisakan banyak seri. Namun, Marquez perlu segera kembali kompetitif jika tidak ingin Martin menjauh di sisa musim.
Bezzecchi yang tampil sebagai juara di Mandalika juga ikut memperketat persaingan di papan atas. Hasil ini menambah tekanan bagi Marquez menjelang rangkaian balapan berikutnya.