JAKARTA — Kepengurusan baru IKA Halut Jabodetabek membawa komposisi yang berbeda dari periode sebelumnya. Sebanyak 17 putra-putri Halmahera Utara yang menetap dan membangun karier di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi dilantik dalam satu upacara di Cawang.
Mereka yang dilantik datang dari beragam profesi: advokat, wiraswasta, ASN, auditor, konsultan, aktivis, hingga anggota Polri dari kalangan perwira dan bintara. Dominasi generasi muda menjadi ciri utama formasi kali ini.
Novet Charles Akollo menyebut keberagaman latar belakang pengurus sebagai modal organisasi. Menurut dia, kesuksesan IKA Halut tidak bisa hanya bergantung pada pengurus sebagai ujung tombak.
"Latar belakang pekerjaan dan pengalaman yang beragam ini tentunya menjadi modal besar untuk membangun organisasi kedepan. Kesuksesan organisasi tidak bisa hanya mengandalkan pengurus sebagai ujung tombak, namun dukungan keluarga besar IKA Halut, pemerintah daerah dan berbagai pihak menjadi penting demi organisasi yang lebih baik dan inklusif," kata Novet.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Utara atas bantuan materi maupun non materi. Dukungan itu membuat acara FUN WALK dan pelantikan bisa berjalan lancar.
IKA Halut dibentuk pada 1999 oleh Antoni Charles Sunarjo, Thalib Turki, Stevanus Kusame, Max Moses, Nani Nanere, dan Irwan Sibua. Tujuan awalnya sederhana: menjadi rumah bagi perantau asal Halmahera Utara yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya.
Peran itu bertahan lebih dari dua dekade. Organisasi ini kini menaungi warga Halut yang tersebar di berbagai sektor pekerjaan di kawasan Jabodetabek.
Antoni Charles Sunarjo yang hadir mewakili para pendiri menegaskan satu hal dalam sambutannya. IKA Halut harus menjadi organisasi yang merangkul semua golongan tanpa membedakan latar belakang politik, agama, dan suku.
Pesan senada datang dari pemerintah daerah. Bupati Halmahera Utara dalam sambutan yang dibacakan Drs Wenas Rompis berharap IKA Halut mampu menyatukan seluruh keluarga besar Halmahera Utara di Jabodetabek.
"Saya mengajak seluruh pengurus dan anggota IKA Halut untuk terus menjaga komunikasi dan kerjasama dengan pemerintah daerah," ujar Drs Wenas Rompis, Selasa 13 Oktober 2026.
Drs Wenas Rompis hadir sebagai Asisten II Bidang Administrasi Umum mewakili Bupati Halmahera Utara. Kehadiran perwakilan pemerintah daerah menandai hubungan yang ingin dijaga kedua pihak.
Pelantikan itu juga dihadiri para pendiri, sesepuh Halmahera Utara dan Maluku Utara, serta organisasi masyarakat, kepemudaan, dan mahasiswa asal Maluku Utara. Rangkaian acara ditutup dengan kegiatan FUN WALK bersama warga Halut Jabodetabek.