MALUKU UTARA — Hyundai Hillstate menelan kekalahan kedua di fase grup KOVO Cup 2026 setelah takluk 0-3 dari GS Caltex dengan skor 23-25, 15-25, dan 22-25 di Jinnam Gymnasium, Yeosu. Hasil ini membuat tim yang diperkuat Megawati Hangestri Pertiwi itu terpuruk di dasar klasemen Grup B tanpa satu pun poin dan dipastikan gagal melaju ke semifinal.
Kekalahan dari GS Caltex menambah catatan buruk Hillstate di turnamen pramusim ini. Sebelumnya, anak asuh Kang Sung Hyung juga tumbang 0-3 dari Hi Pass dengan skor 17-25, 16-25, dan 18-25.
Dua kekalahan beruntun tanpa meraih satu set pun membuat Hillstate mengakhiri fase grup di posisi juru kunci Grup B. Hi Pass memuncaki grup dengan enam poin, sementara GS Caltex mengumpulkan tiga poin dari dua laga.
Hillstate tidak mampu memberikan perlawanan berarti di kedua laga. Melawan GS Caltex, mereka sempat memberi perlawanan ketat di set pertama sebelum menyerah 23-25, lalu kehilangan momentum di set kedua dengan skor 15-25.
Pada set ketiga, Hillstate kembali bangkit dan memperkecil jarak, tetapi GS Caltex tetap terlalu kuat dan menutup pertandingan 25-22. Kekalahan ini menegaskan masalah konsistensi yang menghantui tim sepanjang fase grup.
Hanya dua tim teratas dari masing-masing grup yang berhak melaju ke semifinal. Di Grup B, Hi Pass dan GS Caltex mengunci tiket, sementara Hillstate harus mengakhiri perjalanan lebih cepat dari yang diharapkan.
Situasi serupa terjadi di Grup A, di mana Pink Spiders dan IBK Altos memastikan tempat di fase gugur. Pink Spiders mendominasi grup dengan sembilan poin, diikuti IBK Altos dengan enam poin.
Red Sparks menempati peringkat ketiga dengan tiga poin, sedangkan SOOP Superers menjadi juru kunci tanpa poin. Komposisi semifinal pun sudah lengkap tanpa kehadiran Hillstate.
KOVO Cup 2026 masih bergulir hingga akhir Oktober. Setelah turnamen pramusim ini selesai, Megawati dan rekan-rekannya akan bersiap menghadapi liga voli Korea Selatan (V-League) yang menjadi kompetisi utama musim ini.
Bagi Hillstate, hasil di KOVO Cup menjadi bahan evaluasi penting sebelum kompetisi sesungguhnya dimulai. Dua kekalahan telak menunjukkan lini serang dan pertahanan tim masih perlu pembenahan signifikan.
Grup A:
Grup B: