Pemkab Halsel Gandeng KPKNL Ternate Kelola Aset Idle, November 2026 Pendampingan Diperluas

Penulis: Yasir  •  Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:01:01 WIB
Sosialisasi pengelolaan barang milik daerah digelar di Kantor Bupati Halmahera Selatan, Rabu (7/10/2026).

HALSEL — Sosialisasi Pengelolaan Barang Milik Daerah digelar di Kantor Bupati Halmahera Selatan, Rabu (7/10/2026), dengan menghadirkan Kepala KPKNL Ternate Umardani Yusuf Wahyudi bersama sejumlah pimpinan OPD. Forum itu membahas aset-aset pemerintah daerah yang selama ini menganggur dan belum memberi manfaat ekonomi.

Apa Saja yang Dibahas dalam Sosialisasi di Kantor Bupati

Pemkab Halsel menilai tata kelola BMD perlu diperkuat agar tertib, transparan, dan sesuai ketentuan. Aparatur daerah dinilai masih perlu pendampingan teknis, terutama pada tahap penilaian dan penatausahaan aset.

KPKNL Ternate akan terlibat langsung dalam penguatan kapasitas itu. Fokusnya bukan hanya pencatatan, tetapi juga bagaimana aset bisa dimanfaatkan secara produktif.

November 2026: OPD dengan Aset Besar Masuk Program Pendampingan

Perluasan keterlibatan OPD dijadwalkan berjalan pada November 2026. Perangkat daerah yang memiliki aset dalam jumlah besar akan diprioritaskan masuk program pendampingan.

Langkah itu dimaksudkan agar pemerintah daerah bisa mengidentifikasi potensi aset yang belum dimanfaatkan. Dari situ, langkah konkret untuk meningkatkan nilai guna aset bisa dirumuskan.

Aset Idle Diarahkan ke Sektor Ketahanan Pangan

Pemkab Halsel menegaskan setiap aset harus dikelola tertib dan dinilai sesuai ketentuan. Aset yang belum dimanfaatkan, termasuk lahan milik pemerintah daerah, diharapkan diarahkan untuk kegiatan produktif.

Salah satu peluang pemanfaatannya adalah mendukung sektor ketahanan pangan. Dengan begitu, aset pemerintah tidak hanya tercatat dalam administrasi, tetapi turut memberi kontribusi bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Harapan Pemkab Halsel ke Depan

Pengelolaan BMD yang optimal dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan. Pemanfaatan sumber daya daerah juga diharapkan lebih efektif.

"Melalui kerja sama dengan KPKNL Ternate, Pemkab Halmahera Selatan berharap pengelolaan aset daerah ke depan semakin profesional, akuntabel, dan berorientasi pada manfaat bagi masyarakat," ujar Wabap dalam rapat yang dipimpinnya.

Sebelumnya, dalam forum yang sama, ia menyebut penguatan pendampingan dapat membantu pemerintah daerah mengidentifikasi potensi aset yang belum dimanfaatkan sekaligus merumuskan langkah konkret untuk meningkatkan nilai guna dan manfaatnya.

Reporter: Yasir
Sumber: jurnalone.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top