Pemkot Ternate Apresiasi Sabo Dam BWS di Sasa dan Jambula, Warga Sebut Proyek Lindungi Permukiman dari Banjir Material Gamalama

Penulis: Fajar  •  Senin, 26 Oktober 2026 | 09:32:01 WIB
Sekretaris Kota Ternate Rizal Marsaoly menyampaikan terima kasih kepada BWS Maluku Utara atas pembangunan sabo dam di Sasa dan Jambula.

TERNATE — Sekretaris Kota Ternate Rizal Marsaoly menyampaikan terima kasih kepada BWS Maluku Utara, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, anggota DPR RI Irene Yusiana Roba, serta pihak terkait yang telah merespons kebutuhan pembangunan sabo dam. Menurut Rizal, infrastruktur pengendali sedimen dibutuhkan karena Kota Ternate berdiri di atas kawasan rawan bencana.

“Memang kita tidak pernah menyangka kapan musibah itu tiba. Namun, dengan adanya sabo dam ini, semoga bisa menjadi salah satu langkah antisipasi dari pihak-pihak terkait untuk melindungi warga,” ujar Rizal, Senin (26/10/2026).

Banjir Material Gunung Gamalama Jadi Ancaman Utama

Salah satu risiko yang paling diperhitungkan adalah banjir material gunung Gamalama yang terbawa aliran air hujan dari puncak menuju permukiman. Material berupa sedimen, batu, dan lumpur itu berpotensi menerjang kampung-kampung yang berada di jalur aliran.

Rizal menegaskan langkah mitigasi menjadi pilihan mutlak demi menghindari jatuhnya korban. “Kita ingin sebisa mungkin meminimalisasi jatuhnya korban, sehingga langkah mitigasi ini menjadi pilihan tepat untuk dilakukan,” paparnya.

Ia berharap sabo dam mampu menahan material sedimen saat hujan deras, sehingga risiko ancaman terhadap permukiman di Kelurahan Gambesi, Jambula, dan Kastela bisa ditekan. Rizal juga meminta titik lain yang dinilai rawan mendapat bangunan serupa.

“Semoga saja pembangunan sabo dam ini cepat selesai, sehingga apa yang kita harapkan bisa tercapai. Kami juga berharap titik lain yang dianggap rawan dari ancaman material sedimen, bisa dibangun sabo dam juga,” tuturnya.

Warga Jambula: Sabo Dam Beri Rasa Aman

Dukungan datang dari warga Kelurahan Jambula, Kecamatan Pulau Ternate. Ketua LPM Jambula Fahri menyatakan keberadaan sabo dam diharapkan menahan sedimen, batu, dan material lain saat hujan deras.

“Pekerjaan sabo dam ini tentu dapat meminimalkan dampak yang berpotensi merugikan masyarakat di sekitar kawasan tersebut,” harap Fahri.

Fahri menambahkan, fungsi bangunan itu bukan hanya mengendalikan aliran material. Menurut dia, sabo dam memberi kepastian keselamatan bagi warga yang bermukim di kawasan rawan.

“Selain berfungsi sebagai infrastruktur pengendali sedimen, pembangunan ini juga sangat memberikan rasa aman kepada masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan rawan bencana,” jelasnya.

Ia mengimbau proyek diselesaikan dengan baik, diimbangi pemeliharaan berkala, dan didukung kesadaran warga menjaga lingkungan sekitar. “Masyarakat juga diharapkan turut menjaga lingkungan di sekitar bangunan tersebut agar fungsi pengendalian aliran material dapat berjalan secara optimal,” tuturnya.

Pemuda Jambula Minta Polemik Dihentikan

Ketua Pemuda Jambula Aldrian meminta semua pihak menghentikan polemik yang berpotensi menghambat pengerjaan sabo dam. Ia menegaskan proyek itu murni untuk kepentingan keselamatan warga dari ancaman banjir dan aliran material.

“Pandangan saya terkait polemik-polemik dari berbagai kelompok, baik individu maupun terorganisir dihentikan. Jambul ini daerah yang rawan. Saya hadir sebagai ketua pemuda dan juga ketua LPM tadi keinginan torang supaya proyek ini berjalan,” tegas Aldrian.

Ia mengingatkan agar kepentingan segelintir orang tidak mengorbankan keamanan warga Jambula yang secara geografis berada di lokasi rawan. Posisi kampung yang berada di kawasan segitiga membuat dampak banjir material berisiko merusak permukiman.

“Kepentingan-kepentingan pribadi tolong dihentikan sudah. Sebab ini berdampak buruk kitorang ke depan, kalau proyek ini tidak berjalan,” tegasnya.

Aldrian juga meminta kelompok yang memanfaatkan proyek demi kepentingan pribadi tidak berhadapan langsung dengan warga. “Harapan saya kepada kelompok-kelompok manfaatkan proyek di dara untuk dorang kepentingan pribadi itu mulai dari sekarang hentikan sudah. Karena nanti berlawanan dengan kami,” pungkasnya.

Reporter: Fajar
Sumber: tandaseru.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top