Bupati Halut Piet Hein Babua Titip Harapan Pertanian ke Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha di Malam Perkenalan Ternate

Penulis: Saiful  •  Jumat, 30 Oktober 2026 | 17:01:02 WIB
Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua menyampaikan harapan sektor pertanian dalam acara perkenalan Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha di Ternate.

TERNATE — Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha Mayjen TNI Nefra Firdaus memperkenalkan diri kepada jajaran pemerintah daerah Maluku Utara dalam acara yang juga dihadiri Ketua Persit KCK PD XVIII/Moloku Kie Raha Ny. Fenny Nefra Firdaus. Hadir Wagub Maluku Utara, jajaran Polda Malut, para bupati dan wali kota, serta unsur Forkopimda.

Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua memanfaatkan forum itu untuk menyampaikan harapan spesifik: kehadiran kodam baru diminta berdampak langsung pada petani, bukan hanya pada urusan operasional dan pertahanan.

Mengapa Bupati Halut Menitipkan Sektor Pertanian ke Kodam

Piet Hein menilai jajaran TNI Angkatan Darat di berbagai wilayah sudah terbiasa turun bersama warga menggarap sawah. Pola pendampingan semacam itu yang ia harapkan berlanjut di Maluku Utara.

"Kalau saya melihat, pembentukan Kodam di Maluku Utara bukan sekadar menjalankan tugas-tugas operasional, tetapi lebih banyak kepada tugas-tugas pengabdian kepada masyarakat," ucap Piet Hein dalam acara tersebut.

Ia menambahkan, keterlibatan TNI AD bersama masyarakat dalam membangun pertanian sudah terlihat di banyak daerah. Penanaman padi dan pengelolaan lahan persawahan disebutnya sebagai contoh yang paling mudah ditemui.

"Saya melihat sekarang hampir di semua daerah, jajaran TNI Angkatan Darat sudah turut serta bersama masyarakat dalam membangun sektor pertanian, penanaman sawah dan sebagainya," tambahnya.

Harapan pada Ketersediaan Pangan dan Kemandirian Daerah

Bagi Pemkab Halmahera Utara, keberadaan kodam dinilai penting untuk mendorong ketersediaan pangan dan menaikkan produktivitas pertanian. Piet Hein juga menyebut hal itu sebagai jalan memperkuat kemandirian daerah.

Sinergi TNI dan pemerintah daerah disebutnya sebagai salah satu kekuatan untuk menjawab tantangan pembangunan. Ketahanan pangan, menurut dia, tidak bisa ditangani satu instansi saja.

Malam Perkenalan sebagai Simpul Koordinasi TNI-Polri-Pemda

Acara di Bela Hotel Ternate itu dirancang sebagai ruang silaturahmi antarlembaga. Selain perkenalan pejabat baru, forum ini menjadi tempat menyamakan langkah antara TNI, Polri, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota.

Kehadiran para kepala daerah dan unsur keamanan dibaca sebagai sinyal komitmen menjaga stabilitas di Maluku Utara. Koordinasi kelembagaan diharapkan semakin solid setelah perkenalan ini.

Bagi Pemkab Halmahera Utara, tindak lanjut yang dinanti adalah keterlibatan konkret Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha dalam program pertanian daerah. Belum ada jadwal atau bentuk kerja sama spesifik yang disebut dalam acara tersebut.

Reporter: Saiful
Sumber: jurnalone.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top