TERNATE — Wakil Rektor III Unkhair H. Jamal Hi. Arsyad menyebut nota kesepahaman dengan BRI Ternate menjadi payung hukum bagi kedua lembaga sebelum masuk ke perjanjian kerja sama yang lebih teknis. Menurut dia, fakultas dan unit di lingkungan Unkhair dapat langsung menyusun PKS dengan BRI seusai MoU diteken.
Penandatanganan dihadiri Wakil Rektor I Dr. Drs. Hasan Hamid, M.Si, Wakil Rektor II Prof. Dr. Irfan Zam Zam, S.E., M.Sc., Ak, Kepala BAKK Unkhair M. Tahir Abd. Kadir, S.H, para dekan, serta kepala lembaga. Dari pihak bank hadir Area Head BRI Region 16 Manado Ana Damayanti, S.T.P., M.B.A, Branch Office Head BRI Ternate Agus Arsyad, dan jajaran manajemen.
Ruang lingkup MoU mencakup penyelenggaraan magang atau praktik kerja mahasiswa Unkhair di unit kerja BRI Kantor Cabang Ternate dan jaringan kantor BRI di wilayah Maluku Utara. Kedua pihak juga akan menyusun kurikulum bersama yang relevan dengan kebutuhan industri perbankan dan keuangan digital.
Sejumlah peluang kolaborasi lain yang dapat dikembangkan antara lain Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), kegiatan akademik, dan pengembangan sumber daya manusia. "Setelah penandatanganan MoU ini, akan dilanjutkan dengan PKS. Teman-teman di fakultas juga dapat melakukan perjanjian kerja sama dengan BRI," ujar Jamal.
Jamal menegaskan, kemitraan tersebut menjadi landasan hukum bagi kedua lembaga untuk mengembangkan program yang bersentuhan langsung dengan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi. "MoU ini menjadi payung hukum untuk melanjutkan perjanjian kerja sama lainnya. Ini juga bagian dari implementasi indikator kinerja utama dan akreditasi," katanya.
Area Head BRI Region 16 Manado Ana Damayanti menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Unkhair yang memberikan kesempatan kepada BRI menjadi salah satu mitra perbankan universitas. Ia berharap kemitraan tidak berhenti pada layanan keuangan dan digitalisasi, tetapi berkembang ke peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pemberdayaan masyarakat.
"Harapan kami, dengan sumber daya yang dimiliki BRI, kami bisa memberikan layanan terbaik untuk Unkhair. Kita bisa tumbuh dan berkembang bersama, tidak hanya dalam layanan keuangan dan digitalisasi, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia," harapnya.
Region 16 Manado membawahi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara, dengan 281 jaringan layanan. Rinciannya: 20 kantor cabang, 16 kantor cabang pembantu, 203 BRI Unit, 16 kantor kas, dan 26 Teras BRI.
Dengan dukungan jaringan itu, Ana optimistis BRI dapat berkontribusi bagi pengembangan Unkhair, termasuk kesempatan magang, perekrutan talenta lulusan perguruan tinggi, serta menghadirkan praktisi perbankan dalam kegiatan akademik. Soal beasiswa dan dukungan kegiatan kemahasiswaan, ia menyebut program tersebut dapat diusulkan melalui koordinasi dengan manajemen dan kantor pusat, sepanjang pengajuan dilakukan resmi lewat rektorat.
Branch Office Head BRI Ternate Agus Arsyad menambahkan, kerja sama diharapkan membuka ruang lebih luas bagi mahasiswa Unkhair yang berminat di bidang kewirausahaan. Mahasiswa yang telah merintis usaha secara mandiri dapat diidentifikasi dan didorong mengembangkan bisnis melalui pendampingan serta akses pembiayaan dari BRI.
"Mahasiswa yang memiliki talenta untuk berwirausaha, perlu diberi ruang. Kami siap mendukung mereka agar usaha yang dirintis bisa berkembang lebih besar," katanya.
Kolaborasi pengembangan UMKM itu termasuk melalui Rumah BUMN untuk pelatihan dan pendampingan usaha. Skema ini menyasar produk-produk yang dikembangkan mahasiswa agar bisa naik kelas, bukan sekadar bertahan di skala kecil.
BRI secara nasional didukung 7.349 unit kerja, lebih dari 10.000 mesin ATM, lebih dari 10.000 mesin CRM, serta lebih dari 700.000 e-channel, dengan sekitar 125.000 pekerja di dalam dan luar negeri. Pada 16 Desember 2026, BRI genap berusia 131 tahun.