Kodim 1505/Tidore Gelar Syukuran HUT ke-69 Kodam XV/Pattimura, Perkuat Sinergi dengan Rakyat

Penulis: Ragil  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 19:04:24 WIB
Prajurit Kodim 1505/Tidore bersama Forkopimda dan tokoh masyarakat merayakan HUT ke-69 Kodam XV/Pattimura.

TIDORE — Rasa syukur dan kebersamaan mewarnai peringatan HUT ke-69 Kodam XV/Pattimura yang digelar oleh Kodim 1505/Tidore. Acara syukuran ini tidak hanya dihadiri oleh prajurit TNI, tetapi juga melibatkan unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, dan elemen pemuda di Kota Tidore Kepulauan.

Syukuran Sederhana, Makna Mendalam

Kegiatan syukuran berlangsung khidmat di halaman Makodim 1505/Tidore. Meskipun digelar secara sederhana, semangat kebersamaan sangat terasa. Para prajurit dan tamu undangan larut dalam doa bersama, memohon keselamatan dan keberkahan bagi Kodam XV/Pattimura yang telah menginjak usia 69 tahun.

Komandan Kodim 1505/Tidore, Letkol Inf. Dony A. Sianturi, menyampaikan bahwa peringatan ini adalah momen penting untuk merawat semangat pengabdian. “HUT ke-69 ini bukan sekadar seremonial, tetapi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya dalam sambutan.

Sinergi TNI dan Rakyat: Kunci Kedaulatan

Lebih dari sekadar perayaan, syukuran ini menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat. Di wilayah kepulauan seperti Maluku Utara, hubungan erat antara prajurit dan warga sipil menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas keamanan.

Peringatan HUT Kodam XV/Pattimura juga menjadi pengingat akan sejarah panjang pengabdian TNI di wilayah Maluku dan Maluku Utara. Kodam XV/Pattimura sendiri memiliki wilayah tanggung jawab yang luas, termasuk daerah-daerah rawan konflik dan rawan bencana alam.

Komitmen Kodim 1505/Tidore ke Depan

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1505/Tidore menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. “Kami akan terus hadir di tengah-tengah kesulitan rakyat. Itulah tugas utama kami,” tegasnya.

Kegiatan syukuran ditutup dengan ramah tamah dan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai seluruh rangkaian acara, menandakan bahwa hubungan antara prajurit dan masyarakat di Tidore terjalin dengan sangat baik.

Reporter: Ragil
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top