MALUKU UTARA — Kembali ke panggung Piala Dunia setelah absen 28 tahun dan langsung menembus babak delapan besar menjadi prestasi monumental bagi Norwegia. Haaland menilai dampak terbesar turnamen ini justru berada di luar lapangan.
Haaland tampil garang dengan koleksi tujuh gol di Piala Dunia 2026. Namun striker Manchester City itu lebih bangga dengan efek samping yang dirasakan negaranya.
"Sekarang orang-orang lebih tahu tentang Norwegia. Orang-orang tahu tentang baiknya masyarakat kami dan budaya kami," ujarnya sambil tersenyum, seperti dilansir Sky Sports.
Gerakan mendayung ala bangsa Viking yang viral di media sosial—lengkap dengan teriakan 'ro'—menjadi atraksi budaya yang menyedot perhatian publik global. Momen itu sukses memperkenalkan sisi unik Negeri Fjord.
Di luar sepakbola, banyak fakta soal Norwegia yang bikin orang langsung jatuh hati. Negara ini masuk lima besar dengan tingkat korupsi terendah di dunia, menyediakan pendidikan gratis hingga level universitas, dan konsisten menempati daftar teratas negara dengan kualitas hidup terbaik.
Kegagalan di perempatfinal tak membuat Haaland patah arang. Ia justru melihat masa depan cerah untuk Timnas Norwegia.
"Timnas kami sedang punya generasi terbaik dan sepakbola berkembang cukup baik. Kami mau bicara banyak di Piala Eropa dan Piala Dunia selanjutnya," tegasnya.
Dengan fondasi budaya yang kuat dan talenta yang terus bermunculan, Haaland optimistis Norwegia bukan sekadar tim kejutan satu musim. Mereka datang untuk bertahan dan bersaing di panggung terbesar.