TERNATE — Pentas seni yang melibatkan pemuda dan masyarakat setempat itu menjadi puncak dari serangkaian program pengabdian mahasiswa KKN Berdampak Unkhair. Dalam sambutannya, Sekda Rizal Marsaoly menekankan bahwa kegiatan kreatif semacam ini harus menjadi agenda berkelanjutan, bukan sekadar seremoni penutup KKN.
Rizal menilai pengembangan kawasan Geowisata Batu Angus memerlukan sinergi yang kuat. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Menurutnya, peran perguruan tinggi dan partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi kunci agar potensi wisata ini terus hidup.
"Potensi ini harus dikemas dengan baik. Saya berharap dinas teknis juga dapat terlibat sehingga kegiatan seperti ini tidak berhenti sebagai agenda sesaat, tetapi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam pengembangan kawasan wisata," ujar Rizal di hadapan mahasiswa dan warga.
Kota Ternate saat ini tengah berproses menuju penetapan Geopark Nasional. Rizal mengungkapkan bahwa Batu Angus merupakan salah satu situs geologi andalan yang masuk dalam usulan tersebut. Ia menyebut Ternate menjadi salah satu daerah di Indonesia Timur dengan peluang besar memperoleh status tersebut.
"Kalau kawasan warisan geologi ini berkembang, tentu manfaatnya tidak hanya untuk sektor pariwisata, tetapi juga akan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat yang berada di sekitar destinasi," katanya.
Dalam kesempatan itu, Rizal juga mengajak masyarakat untuk mengubah cara pandang terhadap kawasan utara Ternate. Selama ini, wilayah tersebut identik dengan kawasan gunung api yang kerap dianggap sebagai tantangan. Menurutnya, kondisi geologis itu justru merupakan kekuatan yang dapat menjadi daya tarik wisata.
"Kita harus mengubah tantangan menjadi peluang. Potensi yang dimiliki kawasan ini sangat besar dan harus menjadi kekuatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Ternate Barat," pungkas Rizal.
Sebelum pentas seni digelar, para mahasiswa telah menuntaskan berbagai program pemberdayaan di Kelurahan Kulaba. Sekda Rizal secara khusus mengapresiasi inisiatif mereka yang tidak hanya menjalankan program pengabdian, tetapi juga ikut mempromosikan potensi wisata daerah.
"Teman-teman KKN Berdampak Universitas Khairun hadir di Kelurahan Kulaba untuk menuntaskan berbagai program pengabdian. Hari ini mereka mengakhirinya dengan pentas seni yang sekaligus mengangkat potensi Geowisata Batu Angus," ujar Rizal.