TERNATE — Jajaran intelijen Polda Maluku Utara diminta untuk tidak sekadar bekerja sebagai pengumpul data, tetapi menjadi garda terdepan dalam mencegah potensi gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi konflik. Instruksi ini mengemuka dalam pembukaan Rakernis Fungsi Intelkam yang berlangsung di Ball Room Muara Hotel Ternate, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan yang mengusung tema "Sinergitas dan Modernisasi Sistem Deteksi Dini Fungsi Intelkam Guna Mendukung Stabilitas Kamtibmas dan Iklim Investasi yang Kondusif di Maluku Utara" ini dibuka langsung oleh Kapolda Irjen Pol. Arif Budiman. Turut hadir Wakapolda Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, sejumlah pejabat utama Polda, serta para Kasat Intelkam dari jajaran polres.
Kapolda Irjen Pol. Arif Budiman menekankan bahwa kemampuan deteksi dini dan peringatan dini merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah. Personel intelijen dituntut untuk memiliki ketajaman analisis serta kecepatan dalam mengolah informasi yang berkembang di lapangan.
“Kerja Intelijen sering kali tidak terlihat, tetapi hasilnya harus dapat dirasakan,” ujar Arif Budiman di hadapan para peserta Rakernis.
Ia menambahkan bahwa Rakernis tahun ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Forum ini menjadi momentum evaluasi atas pelaksanaan tugas selama ini sekaligus merumuskan langkah strategis menghadapi dinamika keamanan yang kian kompleks.
Selain memaksimalkan penyelidikan dan pengamanan, jajaran Intelkam diminta untuk aktif membangun komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, hingga tokoh politik menjadi mitra strategis dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Sinergi ini dinilai krusial untuk meredam potensi konflik dan mencegah polarisasi di tengah masyarakat. Langkah cooling system yang efektif, menurut Kapolda, hanya bisa berjalan apabila hubungan antara kepolisian dan tokoh-tokoh kunci di daerah terjalin dengan baik.
Pemanfaatan teknologi juga menjadi sorotan utama dalam Rakernis ini. Personel didorong untuk mengoptimalkan perangkat modern dalam menunjang efektivitas tugas intelijen, seiring dengan meningkatnya kebutuhan data yang akurat dan cepat.
Di luar aspek teknis, pembukaan Rakernis ini juga menyiratkan pesan ekonomi yang kuat. Stabilitas kamtibmas disebut sebagai prasyarat utama untuk menarik minat investor ke Maluku Utara. Rasa aman yang terjaga dinilai akan memberikan kepastian bagi dunia usaha yang ingin menanamkan modal di daerah yang tengah bergiat membangun ini.
Melalui Rakernis ini, Polda Maluku Utara berkomitmen untuk menghadirkan langkah konkret yang tidak berhenti pada evaluasi semata, tetapi benar-benar memperkuat stabilitas dan menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat serta pelaku usaha di Maluku Utara.