MALUKU UTARA — Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis mengakui pemerintah di seluruh dunia belum memiliki jawaban atas pertanyaan sulit seputar dampak AI terhadap masyarakat. Berbicara di depan sekitar 250 founder, investor, dan operator di San Francisco, ia menyebut larangan media sosial untuk anak di bawah 15 tahun yang berlaku Januari mendatang mungkin sudah tertinggal zaman. Pengakuan ini muncul saat Yunani tengah membangun infrastruktur digital dan pusat data untuk menarik investasi teknologi.
Kyriakos Mitsotakis datang ke San Francisco untuk mempromosikan Yunani sebagai tujuan investasi teknologi. Namun di hadapan ratusan pelaku industri, ia justru membuka perdebatan yang jarang disinggung kepala negara dalam misi dagang: kesiapan pemerintah menghadapi AI.
Kunjungan tersebut ia gambarkan sebagai misi pencarian fakta. Pagi harinya, Mitsotakis menyambangi Tesla dan Sequoia Capital sebelum bertolak ke Sidang Umum PBB di New York. Ia menyebut kunjungan ke kampus tempatnya meraih gelar master di Stanford sebagai "pulang ke rumah".
Yunani dijadwalkan kembali menyandang status pasar maju dari MSCI, penyedia indeks berpengaruh, pada tahun depan. Mitsotakis menilai status itu menegaskan ekonomi Yunani tidak lagi diperlakukan sebagai kasus khusus.
Negara itu membayar utang dengan laju rekor dan meminjam lebih murah dibanding Amerika Serikat. Mitsotakis sempat ragu menyampaikan hal itu di depan hadirin. "Saya tidak tahu apakah saya harus mengatakan ini," ujarnya sambil tersenyum.
Perbandingan tersebut tidak sepenuhnya setara. Suku bunga di kawasan euro lebih rendah, sehingga turut menjelaskan selisihnya. Imbal hasil obligasi 10 tahun Yunani berada di kisaran 4,3%, sementara surat utang AS sekitar 5%. Kondisi itu nyaris tak terbayangkan saat krisis utang 2012, ketika imbal hasil Yunani menembus 40%.
Dari dana pemulihan pasca-COVID Uni Eropa sekitar €36 miliar, sebagian besar dialokasikan ke infrastruktur digital. Salah satunya portal daring yang memangkas antrean urusan administrasi warga. Yunani juga menyiapkan superkomputer rakitan Hewlett Packard Enterprise di kota pelabuhan Lavrio yang akan beroperasi dalam beberapa bulan untuk riset AI dan sains.
Sejumlah perubahan kebijakan disebut lebih relevan bagi perusahaan teknologi. Yunani me