JAILOLO — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melaporkan gempa tektonik magnitudo 5,1 mengguncang kawasan barat laut Jailolo, Maluku Utara. Pusat gempa terletak 118 kilometer dari Jailolo dengan kedalaman 24 kilometer. Koordinat episenter berada di 1,35 lintang utara dan 126,44 bujur timur.
Getaran tercatat pada 17 September 2026 pukul 13.20.53 WIB. BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami berdasarkan analisis lokasi pusat gempa dan kekuatannya.
Belum Ada Laporan Kerusakan dan Korban
Sampai informasi ini disusun, tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa. Warga di sekitar Jailolo dan wilayah Maluku Utara lainnya diminta tetap tenang dan waspada.
BMKG mengimbau masyarakat menghindari bangunan yang retak atau rusak pascagempa. Warga juga diminta tidak mudah terpancing informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Informasi resmi dari instansi berwenang menjadi rujukan utama selama proses pemantauan berlangsung.
Data Teknis Gempa Jailolo
- Kekuatan: magnitudo 5,1
- Kedalaman: 24 kilometer
- Koordinat: 1,35 lintang utara – 126,44 bujur timur
- Pusat gempa: 118 kilometer barat laut Jailolo, Maluku Utara
- Potensi dampak: tidak berpotensi tsunami
Apa yang Harus Dilakukan Saat Gempa Bumi
BMKG membagikan panduan keselamatan bagi warga yang merasakan guncangan. Langkah pertama adalah tetap tenang dan tidak panik.
Saat berada di dalam bangunan, lindungi kepala dan segera berlindung di bawah meja atau benda kokoh. Jauhi kaca, lemari, dan benda-benda yang berpotensi jatuh.
Setelah guncangan berhenti, warga diminta segera keluar menuju area terbuka yang aman. Jika sedang berkendara, kurangi kecepatan dan berhenti di tempat yang aman.
Hindari berada di dekat tebing, pohon besar, tiang listrik, maupun bangunan yang mengalami kerusakan. Periksa kondisi anggota keluarga dan berikan pertolongan kepada yang membutuhkan.
Warga juga diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG, BPBD, dan instansi terkait. Jangan mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Maluku Utara dan Aktivitas Gempa
Maluku Utara berada di kawasan rawan gempa karena posisinya di antara lempeng tektonik aktif. Gempa magnitudo 5,1 dengan kedalaman 24 kilometer tergolong gempa dangkal yang getarannya bisa dirasakan warga di sekitar episenter.
BMKG menegaskan hasil pengolahan data gempa ini mengutamakan kecepatan, sehingga informasi dapat berubah seiring kelengkapan data. Warga dapat memeriksa pembaruan melalui halaman resmi BMKG.