PT NKA Antam Group Latih 3 Kelompok Usaha di Halmahera Timur Tangani Hama dan Penyakit Ternak

Penulis: Fajar  •  Rabu, 23 September 2026 | 14:31:02 WIB
Peserta mengikuti Pelatihan Seri V Penanganan Hama dan Penyakit di Aula Kantor Desa Maba Sangaji, Halmahera Timur.

HALMAHERA TIMUR — Pelatihan Seri V Penanganan Hama dan Penyakit menyasar tiga jenis kelompok usaha sekaligus: hortikultura, peternakan kambing, dan unggas. Materi yang dibahas mencakup identifikasi serta pengendalian hama dan penyakit tanaman, hingga pemeliharaan dan penanganan kesehatan ternak kambing dan unggas.

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Maba Sangaji, Halmahera Timur. NKA menggandeng Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Halmahera Timur sebagai mitra pelaksana, menyambung rangkaian program PPM perusahaan di wilayah lingkar tambang.

Materi Teknis untuk Tiga Jenis Kelompok Usaha

Peserta dari kelompok hortikultura mendapat pembekalan soal identifikasi hama dan penyakit tanaman. Kelompok peternakan kambing dan unggas menerima materi berbeda: pemeliharaan harian hingga penanganan kesehatan ternak.

Pembagian materi disesuaikan dengan jenis usaha masing-masing kelompok. Pendekatan ini membuat pelatihan tidak berhenti di teori, tetapi langsung menyasar persoalan teknis yang dihadapi peserta di lapangan.

Kemandirian Ekonomi Jadi Target Program

Perwakilan Social Investment Assistant Manager NKA, Hanafi Wahab, menyebut peningkatan kapasitas masyarakat sebagai poin penting dalam mendorong kemandirian ekonomi di wilayah lingkar tambang.

"Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kemampuan teknis para penerima manfaat sehingga usaha yang dijalankan semakin produktif, mandiri, dan berkelanjutan," ujar Hanafi.

Pelatihan Seri V ini menandai kelanjutan pendampingan NKA bagi kelompok usaha di sekitar area operasional perusahaan. Selain pelatihan teknis, program mencakup pendampingan dan pengembangan potensi ekonomi lokal.

Reporter: Fajar
Sumber: tandaseru.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top