MALUKU UTARA — Suzuki Ignis 2020 masih jadi pilihan menarik di pasar city car bekas Indonesia berkat desain bergaya SUV yang jarang ditemui di kelasnya. Mesin K12M 1.197 cc 4-silinder bertenaga 83 PS dan torsi 113 Nm membuat mobil ini irit untuk pemakaian harian di perkotaan. Ground clearance 180 mm dan harga bekas yang jauh lebih murah dari unit baru jadi daya tarik utamanya.
Suzuki Ignis selalu punya tempat sendiri di segmen city car Indonesia. Bodi mungil ala hatchback dipadukan sentuhan gaya crossover membuatnya tampil beda dibanding kompetitor sekelas. Basis penggemarnya pun spesifik: anak muda yang ingin tampil beda tanpa harus membeli SUV sungguhan.
Unit tahun 2020 termasuk yang paling banyak dicari di pasar bekas. Usianya sudah cukup matang untuk harga turun signifikan, tapi belum terlalu tua untuk urusan suku cadang dan kondisi mesin.
Ignis 2020 mengusung mesin K12M 4-silinder berkapasitas 1.197 cc. Mesin ini menghasilkan tenaga 83 PS atau sekitar 81,5 HP pada 6.000 rpm, dengan torsi maksimal 113 Nm di 4.200 rpm.
Tenaga disalurkan ke roda depan lewat sistem penggerak FWD. Suzuki menyediakan dua pilihan transmisi: manual 5-percepatan dan AGS (Automatic Gear Shift).
Bagi yang terbiasa dengan transmisi otomatis konvensional, AGS butuh penyesuaian. Perpindahan giginya terasa lebih tegas dibanding CVT, tapi tetap praktis untuk harian di kota.
Ukuran Ignis termasuk ringkas untuk kelasnya. Panjang 3.700 mm, lebar 1.690 mm, dan wheelbase 2.435 mm. Dimensi ini memudahkan manuver di jalan sempit dan parkir di gang perkotaan.
Yang membedakan Ignis dari hatchback konvensional adalah ground clearance 180 mm. Angka ini tergolong tinggi untuk city car, membuatnya lebih percaya diri saat melewati polisi tidur atau jalan rusak ringan.
Tangki 32 liter terbilang kecil, tapi dengan konsumsi BBM mesin 1.200 cc yang irit, jarak tempuh per pengisian tetap wajar untuk pemakaian dalam kota.
Dari sisi keselamatan, Ignis 2020 sudah dibekali ABS dan EBD untuk membantu sistem pengereman. Dual SRS Airbag tersedia di bagian depan sebagai perlindungan pengemudi dan penumpang.
Fitur lain meliputi ISOFIX untuk kursi anak, sensor parkir, serta kamera mundur pada tipe tertentu. Kelengkapan ini membuat Ignis tetap relevan sebagai mobil harian keluarga kecil di perkotaan.
Perlu dicatat, fitur keselamatan di Ignis 2020 belum selengkap city car terbaru yang sudah menawarkan hill start assist atau vehicle stability control. Untuk pemakaian dalam kota, perlindungan yang ada masih memadai.
Saat membeli unit bekas, periksa riwayat servis dan kondisi transmisi AGS karena komponen ini paling sensitif terhadap perawatan. Cek juga kondisi kaki-kaki, terutama bushing dan shockbreaker, karena ground clearance tinggi tidak menjamin suspensi bebas masalah setelah pemakaian bertahun-tahun.
Pastikan odometer masih wajar untuk usia pemakaian, dan periksa apakah ada bekas tabrakan pada rangka depan. Untuk unit AGS, uji coba perpindahan gigi di kondisi macet dan tanjakan sebelum memutuskan membeli.
Harga bekas Ignis 2020 bervariasi tergantung kondisi, varian, dan lokasi penjual. Unit dengan riwayat servis lengkap di bengkel resmi biasanya dihargai lebih tinggi, tapi sepadan dengan risiko perawatan yang lebih kecil ke depannya.