TERNATE — Program Bacarita Kieraha dirancang sebagai ruang komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat Maluku Utara. Sesi tanya jawab berjalan melalui fitur percakapan langsung atau live chat, sehingga warga bisa menyampaikan pertanyaan dan keluhan saat siaran berlangsung.
Pada program perdana, Kabidhumas Polda Maluku Utara memimpin langsung jalannya dialog dari Ruang Multimedia Bidhumas. Peserta yang bergabung lewat siaran langsung menyampaikan beragam pertanyaan, mulai dari pendaftaran SMA Taruna Kemala Bhayangkara hingga pelayanan surat izin mengemudi (SIM).
Selain soal SIM dan sekolah kedinasan, sejumlah peserta menanyakan tips berkendara yang aman. Informasi mengenai program Buspas, layanan antar-jemput gratis yang diselenggarakan Polres Ternate, juga menjadi salah satu topik yang dibahas dalam sesi tersebut.
Antusiasme itu menunjukkan masyarakat membutuhkan saluran informasi yang cepat dan mudah diakses. Lewat siaran langsung, pertanyaan warga bisa dijawab pada saat itu juga tanpa harus menunggu datang ke kantor kepolisian.
Kabidhumas Polda Malut, Kombes Pol. Hadi Poerwanto, S.I.K., CPHR., CBA., mengatakan program tersebut merupakan langkah untuk membangun komunikasi dua arah yang lebih dekat antara Polri dan masyarakat.
"Dialog melalui media sosial diharapkan memudahkan masyarakat mengakses informasi sekaligus mengetahui berbagai layanan kepolisian," kata Hadi.
Menurutnya, komunikasi tidak boleh berhenti pada penyampaian informasi sepihak. Masyarakat perlu punya ruang untuk menyampaikan aspirasi dan memperoleh jawaban secara langsung.
Kehadiran Bacarita Kieraha menjadi bagian dari upaya Bidhumas Polda Maluku Utara memanfaatkan media digital sebagai sarana pelayanan informasi publik. Pemilihan TikTok sebagai kanal dinilai sejalan dengan kebiasaan warga yang kini banyak berinteraksi di platform tersebut.
Melalui program ini, komunikasi diharapkan tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi juga menjadi jembatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan memperoleh jawaban secara langsung. Bidhumas Polda Maluku Utara belum menyebut jadwal pasti untuk siaran berikutnya.