Wakapolda Maluku Utara Sambangi Masjid Barumadoe di Sofifi, Ajak Warga Hidupkan Ronda dan Waspadai Hoaks

Penulis: Fajar  •  Sabtu, 17 Oktober 2026 | 09:31:31 WIB
Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Slamet Hariyadi memimpin silaturahmi bersama warga di Masjid Barumadoe, Sofifi.

SOFIFI — Kegiatan Jumat Keliling kali ini menyasar Masjid Barumadoe di Kota Sofifi. Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Slamet Hariyadi, S.I.K., M.H., M.M., memimpin langsung silaturahmi bersama warga sekitar masjid.

Ia didampingi Karo SDM Polda Maluku Utara Kombes Pol. Ali Wardana, S.H., S.I.K., M.M., dan Kabid Humas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Hadi Poerwanto, S.I.K., CPHR., CBA. Kehadiran jajaran Polda Maluku Utara menyasar pendekatan keagamaan dan komunikasi humanis sebagai jalur membangun kedekatan dengan masyarakat.

Keamanan Bukan Tanggung Jawab Polisi Semata

Dalam pesannya, Wakapolda menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian. Menurutnya, menjaga kamtibmas membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Ia mengajak warga terus menjaga persatuan dan kesatuan serta memperkuat kerukunan antarumat beragama. Perbedaan suku, agama, golongan, maupun pandangan tidak boleh menjadi alasan saling bermusuhan.

"Perbedaan suku, agama, golongan, maupun pandangan tidak boleh menjadi alasan untuk saling bermusuhan, tetapi harus menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan yang harmonis, damai, dan sejahtera," ujar Wakapolda Maluku Utara.

Waspadai Pencurian hingga Narkoba, Hidupkan Kembali Ronda

Wakapolda juga meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap sejumlah potensi gangguan kamtibmas. Di antaranya pencurian, penganiayaan, penyalahgunaan narkoba, perjudian, kekerasan, dan tindak pidana lain.

Ia mendorong kepedulian terhadap lingkungan dengan menghidupkan kembali kegiatan ronda dan menjaga keamanan tempat tinggal. Warga diminta segera melaporkan ke pihak kepolisian bila mengetahui aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan.

Bijak Bermedia Sosial, Jangan Sebar Informasi Belum Terverifikasi

Masyarakat diimbau bijak menggunakan media sosial. Wakapolda meminta warga tidak mudah mempercayai ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Penyebaran berita bohong atau hoaks dan ujaran kebencian dinilai dapat memicu kesalahpahaman serta merusak persaudaraan di tengah masyarakat. Imbauan itu disampaikan di tengah derasnya arus informasi digital yang masuk ke kampung-kampung.

Peran Keluarga dan Tokoh Agama Jaga Generasi Muda

Peran keluarga, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur pendidikan menjadi perhatian dalam menjaga masa depan generasi muda. Wakapolda mengajak seluruh pihak membimbing anak-anak dan remaja agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba, pergaulan berisiko, kekerasan, dan tawuran.

Kepada seluruh personel Polri, ia menekankan pentingnya menjalankan tugas secara profesional, humanis, responsif, transparan, dan akuntabel. Setiap anggota diharapkan menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dengan mengedepankan ketulusan, kesabaran, sikap santun, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Wakapolda juga mengajak warga tidak ragu menjalin komunikasi dengan kepolisian, baik untuk menyampaikan informasi, keluhan, maupun masukan. Komunikasi terbuka dinilai menjadi salah satu kunci mencegah dan mengatasi potensi gangguan keamanan.

Melalui Jumat Keliling, Polda Maluku Utara berharap silaturahmi dan kemitraan dengan masyarakat semakin erat. Polri menyatakan komitmennya terus hadir di tengah masyarakat, membangun kepercayaan publik, serta mendorong terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan harmonis bagi seluruh warga Maluku Utara.

Reporter: Fajar
Sumber: polresternate.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top