SOFIFI — Aksi itu berlangsung pada Jumat (25/9/2026) dan menyasar warga yang beraktivitas di ruang publik. Personel Brimob tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga membuka percakapan dengan penerima manfaat di lapangan.
Sasaran kegiatan meliputi pedagang kaki lima, petugas kebersihan, serta pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut. Kehadiran personel di titik-titik keramaian itu disebut sebagai sarana membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Siapa yang Menerima Bantuan Jumat Berbagi
Pedagang kaki lima menjadi salah satu kelompok pertama yang disambangi. Mereka biasanya berjualan sejak pagi dan jarang tersentuh program bantuan formal.
Petugas kebersihan juga masuk daftar penerima. Personel Brimob menyambangi mereka di lokasi kerja, bukan memanggil ke kantor atau balai pertemuan.
Pengguna jalan yang kebetulan melintas turut menerima bantuan. Pola ini membuat kegiatan tidak terbatas pada satu komunitas tertentu, tetapi menyebar ke warga yang sedang beraktivitas.
Alasan Polri Pilih Pendekatan Humanis
Kabidhumas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Hadi Poerwanto, menyatakan kegiatan itu merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat.
"Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga membawa manfaat sosial dan rasa aman bagi masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, Jumat Berbagi menjadi salah satu bentuk nyata Bakti Brimob untuk Negeri yang menekankan pendekatan humanis.
Harapan Setelah Bantuan Dibagikan
Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian antarwarga. Selain itu, kepercayaan masyarakat terhadap Polri diharapkan ikut menguat.
Bagi warga Sofifi yang sehari-hari berjualan atau bekerja di jalan, kehadiran personel Brimob membawa pengalaman berbeda dari citra polisi yang identik dengan penindakan.
Polda Maluku Utara menyebut kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari program rutin. Tidak ada target jumlah penerima yang disebutkan dalam kegiatan kali ini.