MALUKU UTARA — Tesla kembali membuka reservasi Roadster generasi kedua dengan syarat tertulis bahwa pabrikan tidak bisa menjamin kapan maupun apakah mobil itu akan benar-benar dikirim ke pemesan. Perjanjian reservasi di situs resmi Tesla menyebut Roadster masih dalam pengembangan, sementara konsumen diminta menyetor uang muka hingga 250.000 dolar AS. Estimasi produksi baru disebut tahun 2028, dengan harga dan spesifikasi final belum dikonfirmasi.
Tesla resmi membuka kembali pemesanan awal untuk Roadster generasi kedua, hampir 10 tahun setelah model itu pertama kali diperkenalkan. Dokumen reservasi yang dipublikasikan di situs perusahaan memuat klausul yang tidak biasa: Tesla menyatakan tidak dapat memberikan kepastian soal waktu pengiriman, bahkan soal apakah kendaraan akan diproduksi dan dikirim sama sekali.
Perjanjian reservasi yang dikutip InsideEVs menyebutkan bahwa Roadster masih dalam tahap pengembangan sehingga pabrikan tidak bisa menjamin kapan kendaraan akan diserahkan kepada pemesan. Kalimat aslinya: "Roadster is still under development and so we cannot guarantee when your vehicle will actually be delivered or if it will be delivered."
Pemesan juga tidak mendapatkan slot produksi yang pasti. Tesla hanya mencantumkan posisi antrean bersifat "perkiraan" jika Roadster benar-benar masuk lini produksi. Uang muka yang diminta kembali menyentuh angka 250.000 dolar AS, setara harga penuh versi Founders Series pada pengumuman pertama dulu.
Karena statusnya masih prototipe pengembangan, harga jual yang dibahas dalam perjanjian reservasi juga berstatus estimasi. Tesla menulis bahwa pihaknya masih menyelesaikan opsi, fitur, dan perangkat keras apa yang akan dipakai, sehingga harga pasti belum bisa dikonfirmasi.
Angka final baru akan dirilis saat pelanggan diundang untuk mengonfigurasi kendaraan. Tesla saat ini memperkirakan produksi dimulai pada 2028, meski hampir semua produk baru perusahaan mengalami penundaan. Roadster generasi pertama bahkan tidak pernah sampai ke lini produksi.
CEO Elon Musk sebelumnya menjanjikan akselerasi 0-60 mph dalam 0,81 detik dan pemasangan pendorong roket di Roadster. Klaim itu belum terbukti dalam kendaraan produksi. Jika janji tersebut tidak terpenuhi, pemesan setidaknya punya jalan keluar.
Berbeda dari Cybertruck Foundation Series dan Model S Signature Edition, Tesla tidak mencantumkan klausul larangan jual kembali di perjanjian Roadster. Reservasi juga bersifat non-transferable, namun pembeli bisa melepas unit dengan cepat di pasar sekunder bila mobil akhirnya tiba.
Seluruh uang reservasi bersifat refundable atau dapat dikembalikan penuh. Mengingat rekam jejak Roadster generasi pertama yang tidak pernah terkirim, opsi penarikan dana menjadi hal yang sebaiknya dipertimbangkan calon pemesan sebelum menyetor uang muka.
Tesla belum merinci mekanisme pengembalian dana maupun tenggat pengembaliannya. Perusahaan juga belum mengumumkan jumlah unit yang dialokasikan untuk pasar mana pun, termasuk Indonesia.