JAILOLO — Kepala Dinas Pangan Maluku Utara Dheni Tjan menyebut 700 paket sembako itu disiapkan khusus untuk warga sekitar Bobaneigo dan sekitarnya. Harga Rp 50 ribu per paket jauh di bawah nilai pasar untuk beras 5 kilogram, gula 2 kilogram, dan minyak goreng 2 liter.
Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Deretan kantong belanjaan cepat terisi penuh, menyapu habis pasokan bahan pokok yang dipajang di lokasi kegiatan.
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe mengikuti pembukaan pusat kegiatan nasional secara daring. Pembukaan di Makassar dihadiri Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas Brigjen Pol Hermawan serta Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani.
Pelaksanaan di DKI Jakarta dipimpin Wakil Menteri Pertanian Letjen TNI (Purn) Muhammad Saleh Mustafa. Gerakan Pangan Murah Serentak kali ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-46.
Salah satu warga, Aminah, mengaku mengetahui keberadaan pasar murah dari flyer yang disebarkan di grup WhatsApp. Ibu rumah tangga itu langsung datang karena harga sembako yang ditawarkan jauh lebih murah.
"Paket Rp50 ribu, beras, minyakita, dan gula pasir alhamdulillah banget," kata Aminah.
Bagi warga Bobaneigo, pasar murah ini menjadi jalan pintas mendapatkan bahan pokok di tengah gejolak harga. Program serupa disebut akan terus dijalankan Pemprov Maluku Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly dan Wagub Sarbin.
Dinas Pangan menempatkan Gerakan Pangan Murah sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk menstabilkan pasokan dan harga di daerah. Sasaran utamanya menjaga daya beli masyarakat agar tidak tergerus kenaikan harga bahan pokok.
Pemprov Maluku Utara menyatakan terus berupaya mengendalikan rantai pasokan makanan lewat program yang menyentuh langsung masyarakat. Setelah Halmahera Barat, gelaran serupa dijadwalkan berlanjut ke kabupaten dan kota lain di provinsi itu.