TERNATE — Dian Aprilia Pary mengisi lini depan Timnas Putri Indonesia U-17 sejak menit awal pertandingan melawan Arab Saudi di Stadion Bishan, Singapura, Kamis (8/10/2026). Penyerang kelahiran Ternate, 16 April 2011, itu dipercaya pelatih Satoru Mochizuki mendampingi Kesya Arabela di sektor serang.
Kemenangan 3-1 Indonesia ditentukan lewat tiga gol Nafeeza Ayasha Nori pada menit ke-66 dan ke-88, serta Fadilla pada menit ke-89. Arab Saudi memperkecil kedudukan melalui Kenzy Elsandany.
Dian mulai menekuni sepak bola pada usia sembilan tahun bersama SSB Samudera Putra di kampung halamannya. Jalan menuju tim nasional tidak mulus karena kompetisi sepak bola putri di daerah masih minim.
Keterbatasan itu mendorong Dian merantau ke Bandung. Di sana ia bergabung dengan All Stars Bandung dan Goal Aksis U-15 Bandung untuk mengikuti Piala Pertiwi serta Liga Putri Nasional.
Catatan golnya bersama kedua klub menjadi salah satu alasan pemanggilan ke skuad nasional. Dian menyumbang dua gol penting yang mengantar All Stars Bandung ke semifinal Piala Pertiwi, dan pernah membukukan quattrick atau empat gol dalam satu laga bersama Goal Aksis.
Sebelum memperkuat Timnas Putri U-17, Dian mengikuti program latihan dan uji tanding di Prancis sebagai bagian dari pengembangan pemain muda nasional. Pengalaman itu menjadi bekal tambahan bagi penyerang yang baru berusia 15 tahun tersebut.
Kesempatan tampil sejak menit awal melawan Arab Saudi memperpanjang daftar pencapaian Dian. Ia kini membawa nama Ternate dan Maluku Utara ke kompetisi level Asia.
Perjalanan dari SSB Samudera Putra Ternate hingga tim nasional menjadi bukti proses panjang yang ditempuh Dian untuk mengejar cita-cita sebagai pesepak bola profesional. Dengan usia yang masih muda, ruang pengembangan kemampuannya bersama Timnas Putri Indonesia U-17 masih terbuka lebar.