HALMAHERA TENGAH — Inspeksi mendadak yang dipimpin Bupati Ikram Malan Sangadji bersama Satgas MBG Kabupaten Halmahera Tengah menelusuri seluruh rantai pelayanan di SPPG Desa Salobar, mulai dari pemilihan bahan pangan, pengolahan, pengemasan, hingga pendistribusian makanan ke siswa penerima manfaat.
Dalam kunjungan itu, Ikram meninjau langsung proses penyediaan makanan dan berdiskusi dengan petugas gizi, pengelola, serta karyawan SPPG. Guru, siswa, dan orang tua murid juga ikut dalam dialog yang membahas kualitas layanan program.
Sebagian besar bahan pangan yang digunakan dalam penyediaan menu MBG berasal dari produk lokal. Pasokan itu mencakup ikan, daging sapi, daging ayam, sayuran, serta buah-buahan seperti semangka dan jeruk.
Kebutuhan telur dan beras masih dipasok dari luar daerah. Meski begitu, komposisi bahan pangan lokal yang dominan membuat program ini berdampak langsung ke sektor pertanian, perikanan, dan peternakan warga.
"Program ini memberikan manfaat ganda. Selain membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah, MBG juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat melalui pemanfaatan hasil pertanian, perikanan, dan peternakan lokal," ujar Ikram.
Ikram menegaskan kualitas dan keamanan makanan harus menjadi prioritas dalam pelaksanaan MBG. Setiap SPPG diminta memastikan seluruh proses penyediaan makanan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP), termasuk menjaga kebersihan fasilitas dan higienitas pengolahan pangan.
Hasil peninjauan menyebut sarana dan prasarana SPPG Desa Salobar berada dalam kondisi baik dan bersih. Aspek kebersihan fasilitas dinilai terkontrol.
Selain memastikan kualitas pelayanan, Ikram meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Tengah melakukan pemantauan tumbuh kembang siswa penerima MBG secara berkala. Pemantauan meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, serta perkembangan fisik anak untuk menilai manfaat program terhadap kondisi kesehatan siswa.
Rangkaian sidak juga menjangkau sejumlah sekolah jenjang PAUD, SD, dan SMP. Ikram berdiskusi dengan peserta Musyawarah Desa yang digelar Pemerintah Desa Salobar untuk mendengarkan aspirasi masyarakat dan memperkuat koordinasi pembangunan antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.
Melalui pengawasan pelaksanaan MBG dan pemanfaatan produk pangan lokal, Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berupaya memastikan program tersebut memberikan manfaat bagi kesehatan siswa sekaligus mendukung perekonomian masyarakat.