MALUKU UTARA — Kekalahan 2-3 dari Brighton di Carabao Cup membuat posisi Michael Carrick di Manchester United semakin goyah. Bandar taruhan memangkas drastis odds pemecatannya, dari 33/1 di pramusim menjadi 10/3 untuk menjadi manajer Premier League berikutnya yang kehilangan pekerjaan.
Tekanan terhadap Michael Carrick meningkat setelah Manchester United tersingkir dari Carabao Cup oleh Brighton. The Seagulls membalikkan ketertinggalan 1-2 menjadi kemenangan 3-2, memperpanjang awal yang sulit bagi Carrick di musim penuh pertamanya sebagai manajer permanen.
Hasil itu menambah catatan buruk Setan Merah yang baru mengumpulkan empat poin dari empat laga pembuka Premier League. Manchester United kini terpuruk di peringkat 13 klasemen, dan tersingkirnya mereka dari Piala Liga membuat peluang meraih trofi menyusut lebih cepat dari yang diharapkan.
Odds Pemecatan Carrick Melonjak Tajam
Sky Bet menempatkan Carrick di angka 10/3 untuk menjadi manajer Premier League berikutnya yang meninggalkan posisinya. Angka itu jauh berubah dari posisi pramusimnya di 33/1.
Peluang itu juga bergerak cepat dalam beberapa pekan terakhir. Awal September, Carrick masih dihargai 11/1 di pasar yang sama, sebelum turun menjadi 15/2 menjelang laga melawan Brighton.
Bandar taruhan turut memasang harga 5/2 untuk Carrick hengkang dari Old Trafford sebelum Hari Natal. Untuk skenario pemecatan lebih cepat, ia dipatok 6/1 untuk didepak sebelum akhir September atau sepanjang Oktober.
November menjadi bulan dengan odds terpendek untuk potensi kepergiannya, yakni 7/2.
Jadwal Berat Menanti di Premier League
Jalan Carrick untuk memperbaiki keadaan tidak mudah. Sky Bet memberi odds 10/1 untuk Manchester United kalah di dua laga Premier League berikutnya melawan Fulham dan Tottenham Hotspur.
Jika tren buruk berlanjut, odds membengkak menjadi 50/1 untuk empat kekalahan beruntun di liga, yang akan mencakup laga melawan Leeds United dan AFC Bournemouth. Untuk lima kekalahan beruntun, angkanya mencapai 100/1.
Meski begitu, bandar taruhan belum sepenuhnya mengubur peluang Carrick bertahan. Ia masih dihargai 2/1 untuk melewati badai dan tetap menjabat hingga akhir musim.
Kesabaran Suporter Mulai Menipis
Kekalahan di derby Manchester pekan lalu menambah beban bagi mantan gelandang timnas Inggris tersebut. Manchester United juga mulai menjauh dari persaingan empat besar, sementara kesabaran pendukung menipis.
Laga-laga terdekat akan menentukan apakah Carrick mampu menstabilkan kapal atau menjadi korban terbaru di kursi panas Old Trafford, yang terus bergolak sejak era Sir Alex Ferguson berakhir.
Manchester United dijadwalkan bertandang ke Fulham pada Minggu, 20 September, kick-off pukul 16.30 waktu setempat, disiarkan Sky Sports. Setelah jeda internasional September-Oktober, mereka menjamu Tottenham Hotspur pada 10 Oktober.