Pencarian

IDI Ternate Siapkan Program Digitalisasi hingga Riset Kesehatan Periode 2026-2029

Minggu, 20 September 2026 • 17:16:01 WIB
IDI Ternate Siapkan Program Digitalisasi hingga Riset Kesehatan Periode 2026-2029

TERNATE — Ketua IDI Cabang Kota Ternate, dr. Muhammad Sagaf, M.Kes, menyebut digitalisasi menjadi salah satu program unggulan kepengurusan baru. Pemanfaatan sistem digital akan dipakai untuk memperluas informasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Program edukasi itu nantinya melibatkan bidang ilmiah serta pengabdian masyarakat di lingkungan IDI Cabang Kota Ternate. Sagaf menegaskan digitalisasi jadi pintu masuk utama penyebaran informasi kesehatan ke warga.

"Digitalisasi ini menjadi salah satu program unggulan kami, terutama dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat," ujar Muhammad Sagaf.

Kolaborasi dengan RPJMD dan Agenda SDGs

Selain edukasi, IDI menyesuaikan programnya dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs) yang diturunkan dari program IDI secara nasional. Penyesuaian itu dikolaborasikan dengan agenda pembangunan daerah, termasuk arah kebijakan Pemerintah Kota Ternate dalam RPJMD.

Sinergi dengan Dinas Kesehatan Kota Ternate dan stakeholder terkait dinilai Sagaf sebagai bagian penting. Tujuannya memastikan program organisasi memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

"Kami akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah sebagai upaya mendukung program yang ada dalam RPJMD Pemerintah Kota Ternate," katanya.

Raker Susun Program Prioritas Jangka Pendek hingga Panjang

Untuk mematangkan program kerja, IDI Cabang Kota Ternate berencana menggelar rapat kerja (raker) dalam waktu dekat. Raker tersebut membahas program prioritas berdasarkan kebutuhan dan kondisi kesehatan masyarakat di Kota Ternate.

Program yang dibahas mencakup agenda jangka pendek, jangka menengah, hingga jangka panjang. Hasil raker menjadi dasar IDI melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Ternate.

"Program-program prioritas akan kita lihat dari jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang. Hasilnya nanti akan kita audiensikan dengan pemerintah daerah," jelasnya.

Libatkan Akademisi untuk Perkuat Riset Kesehatan

Di bidang ilmiah dan penelitian, IDI Cabang Kota Ternate melibatkan kalangan akademisi. Langkah itu diharapkan memperkuat program penelitian dan kajian kesehatan yang dilakukan para dokter.

Sagaf mendorong para sejawat dokter ikut mengambil bagian dalam kegiatan riset dan penelitian. Kolaborasi dokter dan akademisi dinilai penting untuk mendorong lahirnya kajian berbasis data.

"Kami akan melibatkan akademisi dalam program-program yang sifatnya ilmiah maupun penelitian ke depan," ujarnya.

Perjuangkan Take Home Pay dan Jasa Layanan Dokter

Kepengurusan baru IDI Cabang Ternate juga menaruh perhatian pada persoalan kesejahteraan dan hak dokter yang bekerja di wilayah tersebut. Salah satu yang perlu dibahas adalah take home pay dan jasa layanan bagi dokter.

IDI berencana melakukan audiensi dengan Pemerintah Kota Ternate untuk membicarakan hak dan kewajiban dokter dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan.

"Kami berkomitmen dengan seluruh dokter yang ada di Kota Ternate. Kami akan kembali menyelaraskan terkait take home pay, jasa layanan, serta hak dan kewajiban dokter yang bekerja di Kota Ternate," pungkas Muhammad Sagaf.

Dengan kepengurusan baru tersebut, IDI Cabang Ternate berharap organisasi profesi dokter tidak hanya berperan dalam pengembangan kapasitas dan profesionalisme anggotanya. Organisasi ini juga diharapkan semakin aktif mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui kolaborasi, edukasi, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jurnalone.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks