MALUKU UTARA — Arema FC membuka Ronde 1 Grup L Wilayah Timur i-League Cup 2026/2027 dengan kemenangan telak 4-0 atas RANS Nusantara FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Selasa (3/11/2026). Samuel Otusanya mencetak hattrick, sementara Hanif Abdurrauf Sjahbandi menutup pesta gol pada menit ke-66.
Bertindak sebagai tim tamu di stadion yang dipakai bersama, skuad Singo Edan tampil perkasa sejak awal. Tiga poin penuh diraih anak asuh Andre Caldas Costa tanpa kebobolan sama sekali.
Kemenangan empat gol tanpa balas membuktikan keampuhan rotasi pemain yang dijalankan Caldas. Sebagian besar pemain yang diturunkan memang jarang mendapat menit bertanding reguler di Super League.
Dua Puluh Menit Pertama Berjalan Berantakan
Jalan Arema menguasai laga tidak mulus. Pelatih interim Andre Caldas mengakui anak asuhnya tampil buruk dan kurang terorganisasi pada 15 hingga 20 menit pertama babak pertama.
Para pemain pelapis terlihat terburu-buru dan tidak menjalankan instruksi taktis dengan rapi, baik saat memegang bola maupun bertahan.
"Awal permainan kami sangat tidak bagus. Pada 20 menit pertama, kami tidak terorganisasi. Tetapi jika ingin menjadi tim besar, kita harus disiplin dan terorganisasi di setiap laga," ujar Andre Caldas usai laga.
Sepak Pojok Gustavo França Jadi Titik Balik
Kebangkitan Arema lahir pada menit ke-26 lewat skenario bola mati. Sepak pojok Gustavo França mengarah tajam ke area gawang dan sempat ditepis kiper RANS, Ditea Dwi Cahya.
Bola muntah liar langsung disambar Samuel Otusanya dengan tendangan pelan yang merayap masuk ke gawang. Sepuluh menit berselang, penyerang muda asal Nigeria itu menggandakan keunggulan lewat sepakan keras kaki kanan dari kemelut di depan kotak penalti. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.
Umpan Hansamu Yama dan Gol Emosional Hanif
Koordinasi taktis Singo Edan berjalan jauh lebih rapi setelah arahan di ruang ganti. Caldas meminta anak asuhnya tidak mengendurkan daya tekan dan terus menguasai sirkulasi bola.
Instruksi itu direspons cepat. Pada menit ke-51, Otusanya melengkapi hattrick setelah menerima umpan terukur dari bek veteran Hansamu Yama Pranata. Ia dengan dingin memperdaya kiper lawan untuk membawa Arema unggul 3-0.
Pesta gol ditutup pada menit ke-66. Hanif Abdurrauf Sjahbandi, yang masuk sebagai pengganti, menuntaskan umpan matang Robi Darwis menjadi gol keempat. Gol itu terasa emosional bagi Hanif yang baru pulih dari cedera panjang.
"Saya sangat gembira melihat Hanif kembali bermain dan mencetak gol. Kehadiran pemain berpengalaman seperti dia memberikan kepercayaan diri besar bagi seluruh tim," tegas Caldas.
Bukti Kedalaman Skuad Arema
Caldas menegaskan dirinya percaya 100 persen kepada seluruh materi pemain lokal yang dimiliki Arema FC. Pilihan formasi fleksibel 4-2-3-1 atau 4-3-3 terbukti efektif meski dihuni mayoritas pemain pelapis.
Bagi Caldas, hasil akhir 4-0 bukan sekadar angka di papan skor, melainkan bukti bahwa seluruh pilar Arema siap bertarung saat diberi kesempatan.
"Poin utamanya adalah tiga poin. Para pemain mendapatkan menit bertanding dan membuktikan bahwa mereka layak bermain untuk Arema. Saya sangat percaya pada skuad ini," pungkas juru taktik asal Brasil tersebut.
Kemenangan telak ini menjadi pengobat dahaga usai hasil buruk di Super League akhir pekan lalu, ketika Arema tunduk 1-3 dari Bali United.