Mahasiswa FIB Unkhair Ternate Kini Berpeluang Karier di Bank Indonesia

Penulis: Fajar  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 13:59:00 WIB
Mahasiswa FIB Unkhair Ternate diperkenalkan peluang karier di Bank Indonesia lintas disiplin ilmu.

TERNATE — Bank Indonesia (BI) mulai melirik potensi sumber daya manusia dari disiplin ilmu humaniora di Maluku Utara untuk memperkuat kebijakan yang berbasis masyarakat. Melalui sosialisasi di Aula FIB, Kampus II Unkhair, Ternate, Rabu (6/05/2026), para mahasiswa diperkenalkan pada jalur rekrutmen yang kini terbuka luas bagi lintas disiplin ilmu.

Langkah ini menandai pergeseran paradigma bahwa lembaga keuangan negara tidak hanya eksklusif bagi lulusan ekonomi. Bank Indonesia membutuhkan sudut pandang dari berbagai latar belakang keilmuan untuk mendukung efektivitas kebijakan di lapangan.

Lulusan Sastra dan Sejarah Bisa Berkarier di Bank Indonesia

Dekan FIB Unkhair, Nurain Jalaluddin, S.S., M.A., menegaskan pentingnya mahasiswa memahami peluang karier di lembaga strategis. Menurutnya, kompetensi yang diasah di fakultas ilmu budaya memiliki relevansi kuat dengan kebutuhan institusi seperti Bank Indonesia.

"Lulusan FIB memiliki kesempatan besar untuk berkarier di lembaga strategis seperti Bank Indonesia, tidak terbatas hanya bagi lulusan ekonomi," ujar Nurain di hadapan para mahasiswa.

Asisten Pelaksana Divisi Manajemen Internal Bank Indonesia, Jusri Yusuf, menambahkan bahwa mahasiswa FIB memiliki nilai tambah pada kemampuan analisis dan komunikasi. Pemahaman sosial-budaya dinilai krusial dalam melakukan pendekatan kebijakan yang lebih humanis dan menyentuh masyarakat bawah.

Dorong Digitalisasi dan Stabilitas Ekonomi di Maluku Utara

Selain peluang kerja, edukasi ini fokus pada peran BI dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Mahasiswa didorong untuk menjadi agen perubahan dalam memperluas ekosistem sistem pembayaran non-tunai yang saat ini tengah masif dikembangkan pemerintah.

Jusri Yusuf memaparkan berbagai program strategis BI yang memerlukan dukungan akademisi. Transformasi digital dalam sistem pembayaran bukan sekadar soal teknologi, melainkan juga adaptasi budaya masyarakat yang memerlukan pendekatan ilmu sosial.

Rencana Magang dan Kerja Sama Institusi

Pertemuan ini menjadi titik awal penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FIB Unkhair dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara. Kerja sama ini nantinya akan mencakup program magang formal dan pelibatan mahasiswa dalam berbagai proyek lapangan.

Beberapa program studi yang diprioritaskan dalam rencana kerja sama ini meliputi:

  • Sastra Inggris dan Sastra Indonesia
  • Ilmu Sejarah
  • Antropologi Sosial
  • Usaha Perjalanan Wisata

Implementasi kerja sama ini diharapkan mampu memperpendek jarak antara dunia akademik dan kebutuhan industri. Mahasiswa tidak hanya dibekali teori di kelas, tetapi juga pengalaman praktis di lembaga otoritas moneter tertinggi di Indonesia.

Reporter: Fajar
Back to top