SOFIFI — Laskar Kie Raha kini berada di ambang zona empat besar klasemen sementara. Pertandingan tandang melawan PSIM Yogyakarta pada Minggu malam menjadi momentum krusial bagi Malut United untuk menggeser rival terdekat mereka, Dewa United, sekaligus memperlebar jarak dari kejaran Persebaya Surabaya.
Kemenangan menjadi target mutlak bagi skuad asuhan Hendri Susilo dalam lawatan ke Bantul kali ini. Saat ini, Malut United bertengger di peringkat ke-5 dengan raihan 52 poin, membayangi ketat Dewa United yang berada di posisi ke-4 dengan selisih hanya satu poin.
Pelatih kepala Malut United, Hendri Susilo, menegaskan bahwa ambisi menembus empat besar harus dibarengi dengan konsistensi di lapangan. Ia berharap tren positif yang sedang dinaungi timnya dapat berlanjut hingga akhir musim kompetisi demi mengamankan tiket ke fase berikutnya.
“Kami akan bertarung memperebutkan posisi empat besar melawan tim seperti Persebaya dan Dewa United. Semoga target itu terealisasi di akhir musim,” ujar Hendri dalam sesi konferensi pers, Sabtu (9/5/2026).
Meski datang dengan modal kepercayaan diri tinggi, Hendri Susilo meminta anak asuhnya tidak memandang sebelah mata kekuatan tuan rumah. PSIM Yogyakarta tercatat sedang dalam tren negatif setelah hanya mampu memetik satu kemenangan dari 14 pertandingan terakhir mereka.
Hendri menilai kondisi lawan yang sedang terpuruk justru bisa menjadi bumerang jika pemain Malut United kehilangan fokus. Motivasi bangkit dari tim tuan rumah di hadapan pendukung sendiri menjadi faktor yang diwaspadai oleh tim pelatih Laskar Kie Raha.
“Hasil positif dari dua pertandingan terakhir mengangkat kepercayaan diri pemain. Tapi kami tetap tidak boleh menganggap remeh PSIM. Saya tekankan pemain untuk tetap fokus 100 persen mewaspadai kebangkitan lawan,” tegas Hendri.
Kesiapan mental pemain Malut United didukung oleh produktivitas gol yang luar biasa dalam dua pekan sebelumnya. Mereka sukses melibas PSBS Biak dengan skor telak 7-0 dan menundukkan Persis Solo 5-2, yang sekaligus mengakhiri paceklik kemenangan dalam lima laga beruntun.
Perwakilan pemain, Tri Setiawan, menyatakan bahwa seluruh anggota tim dalam kondisi bugar dan siap mengeksekusi strategi pelatih. Ia memastikan tim tidak akan bermain bertahan meski berstatus sebagai tim tamu di Stadion Sultan Agung.
“Semua pemain siap menjalankan game plan untuk pertandingan besok. Kami bertekad mempertahankan tren positif dan akan berjuang mengerahkan seluruh kemampuan,” kata Tri.
Laga antara PSIM Yogyakarta melawan Malut United dijadwalkan melakukan kick-off pada pukul 19.00 WIB. Sesuai regulasi, pertandingan ini hanya boleh dihadiri oleh suporter tuan rumah, namun pendukung Laskar Kie Raha dapat menyaksikan perjuangan timnya melalui siaran langsung di Indosiar.