PULAU MOROTAI — Risno La Bami resmi menjabat sebagai Sekretaris Partai Umat Pulau Morotai, Maluku Utara. Penetapan ini merupakan hasil Musyawarah Nasional (Munas) partai yang berlangsung di The Rich Jogja Hotel pada 2 Mei 2026.
Usai menerima mandat, Risno langsung menyusun peta jalan kepengurusan. Langkah pertamanya adalah merombak struktur organisasi hingga ke tingkat dewan pengurus anak ranting.
“Langkah pertama tentu kita fokus pada pembenahan struktur organisasi, mulai dari tingkat kabupaten sampai ke dewan pengurus anak ranting,” ujar Risno, Senin (11/5/2026).
Menurutnya, penguatan struktur menjadi kunci agar partai bisa menjangkau masyarakat secara langsung. Ia menilai selama ini partai kerap hanya muncul saat musim pemilu, padahal peran sebagai ruang aspirasi harus berjalan setiap hari.
“Partai harus dekat dengan masyarakat, mendengar persoalan mereka, lalu hadir memberikan solusi,” kata Risno.
Selain urusan organisasi, Risno juga menyinggung soal etika politik. Ia ingin Partai Umat di Morotai menjadi contoh politik yang menyejukkan di tengah keberagaman.
“Perbedaan jangan dijadikan alasan untuk terpecah. Politik harus menjadi alat pemersatu dan membawa kesejukan,” ujarnya.
Ia juga mendorong generasi muda untuk mulai terjun ke politik. Menurutnya, masa depan Morotai ada di tangan anak-anak muda yang punya gagasan segar.
“Kita ingin anak-anak muda ikut terlibat, karena masa depan daerah ini ada di tangan mereka juga,” katanya.
Risno bukan wajah baru di Morotai. Ia juga menjabat sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Buton, organisasi masyarakat yang punya basis kuat di wilayah tersebut. Kehadirannya di Partai Umat dinilai bisa memperkuat konsolidasi partai dengan jaringan komunitas yang sudah ada.
Dengan rencana restrukturisasi hingga ke anak ranting, Partai Umat Morotai menargetkan penguatan organisasi sekaligus perluasan basis komunikasi politik. Langkah ini akan menjadi ujian pertama bagi Risno untuk membuktikan bahwa partai bisa hadir di luar momentum politik lima tahunan.