MALUKU UTARA — Laga penentuan di pekan ke-38 La Liga, yang mempertemukan dua tim yang sama-sama butuh poin, berlangsung dramatis. Pelatih Elche, Eder Sarabia, yang terkena larangan tampil di pinggir lapangan, menyaksikan pertandingan dari ruang ganti tim tamu melalui sebuah televisi yang diletakkan di atas peti logam. Ia menyaksikan sendiri bagaimana nasib timnya ditentukan hingga menit-menit akhir.
Gol Penyelamat di Tengah Ketegangan Mencekik
Álvaro Rodríguez membawa Elche unggul lebih dulu melalui gol yang disebut Sarabia seperti "gol di kartun". Gol itu dipersembahkan untuk mendiang ayahnya. Namun, Girona menyamakan kedudukan lewat aksi Arnau Martínez.
Ketegangan memuncak saat tendangan Thomas Lemar mengenai mistar gawang Elche. Kiper Elche, Matías Dituro, kemudian melakukan penyelamatan krusial dengan menangkap umpan silang pada menit 95,55, sebuah momen yang disamakan Sarabia dengan adegan Rafiki di film "The Lion King".
Klasemen Akhir: Elche Aman, Girona dan Mallorca Terdegradasi
Hasil imbang ini membuat Elche finis dengan 43 poin, cukup untuk bertahan di La Liga. Girona yang memulai hari dengan 40 poin, harus puas turun kasta bersama Mallorca yang berada di posisi 19 dengan 39 poin. Real Oviedo sudah lebih dulu dipastikan degradasi.
“Gila, gila hari ini, pertandingan gila, banyak emosi: liga ini benar-benar gila,” ujar Sarabia usai pertandingan. Gelandang Elche, Gonzalo Villar, menyebut laga ini seperti final Liga Champions karena tekanan yang luar biasa.
Pesta Suporter dan Drama di Dua Kota
Setelah peluit panjang dibunyikan wasit Miguel Sesma Espinosa, Sarabia berlari keluar dari ruang ganti menuju lapangan untuk merayakan kelolosan bersama timnya. Sekitar 306 suporter Elche yang hadir di stadion berpesta di balik pembatas transparan. Sementara itu, ribuan kilometer di selatan, para penggemar Elche lainnya sudah memadati jalan-jalan kota untuk menyambut tim yang dijadwalkan tiba pukul 3 pagi waktu setempat.
Liga Spanyol musim ini mencatatkan persaingan degradasi paling ketat. Sebanyak sembilan tim masih terancam turun kasta pada pekan ke-37. Pada akhirnya, hanya Elche yang selamat dari "neraka" degradasi setelah menjalani pertandingan hidup-mati yang mendebarkan.