TERNATE — Rencana pernikahan Briptu AA dan AH yang kandas di hari-H memasuki babak baru. Oknum personel Densus 88 itu mendatangi rumah calon istrinya diiringi keluarga besar, disaksikan langsung perwakilan institusi, IPTU Herry Rinsampessy, selaku Kanit Pencegahan/Idensos Satgaswil Maluku Utara.
“Sebelumnya saya meminta maaf atas kejadian kemarin. Tujuan saya datang ke sini untuk meminta maaf sekalian melanjutkan pernikahan,” ujar Briptu AA di hadapan keluarga pihak perempuan. Permintaan maaf ini merupakan respons atas aksi pembatalan sepihak yang membuat pernikahan batal digelar pada 16 Mei 2026.
Meski Briptu AA telah menyampaikan niat baiknya, pihak keluarga AH belum memberikan kepastian. Kakak laki-laki AH yang mendampingi pertemuan mengungkapkan bahwa adiknya belum mampu mengambil keputusan.
“Adik saya ini belum bisa bilang (memutuskan) karena dia takut,” ungkapnya. Rasa takut itu muncul akibat pengalaman pembatalan pernikahan yang terjadi secara tiba-tiba, tanpa pemberitahuan sebelumnya.
IPTU Herry Rinsampessy yang hadir sebagai mediator menegaskan bahwa keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan AH. “Dia siap mencintai dan menjaga, tapi itu semua kembali lagi pada Nisa. Mungkin karena masih trauma, tapi yang pasti nanti dia akan menjawab besok,” kata Herry.
Sebelum pertemuan ini, keluarga AH telah melayangkan somasi senilai Rp400 juta. Somasi tersebut diajukan karena pihak perempuan merasa dirugikan secara materiil dan moril atas pembatalan pernikahan sepihak. Namun, IPTU Herry menyebut pencabutan somasi sepenuhnya bergantung pada keputusan keluarga AH.
Terlepas dari upaya damai yang tengah berlangsung, institusi Polri memastikan tetap akan memproses pelanggaran yang dilakukan Briptu AA. “Kode etik tetap jalan, namanya institusi akan melakukan pembinaan sebagai anggota. Mau itu disiplin atau apa, semua dari pimpinan,” tegas Herry.
Briptu AA sebelumnya tidak hadir pada hari akad nikah yang dijadwalkan pada 16 Mei lalu dengan alasan sakit. Ketidakhadiran itu tanpa konfirmasi yang jelas kepada pihak perempuan, yang kemudian memicu sengketa dan somasi. Hingga berita ini diturunkan, AH belum memberikan jawaban resmi atas ajakan melanjutkan pernikahan. Pertemuan lanjutan dijadwalkan dalam waktu dekat.