Pencarian

ABK Bakar Kapal Cumi di Perairan Aru, 32 Selamat dan Satu Pelaku Masih Hilang

Sabtu, 08 Agustus 2026 • 13:38:01 WIB
ABK Bakar Kapal Cumi di Perairan Aru, 32 Selamat dan Satu Pelaku Masih Hilang
Sebanyak 32 dari 33 awak kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat setelah kapal penangkap cumi terbakar di Perairan Aru.

MALUKU UTARA — Kepala Pos SAR Dobo, Gleen Tehupuring, mengonfirmasi bahwa dari total 33 orang yang berada di atas kapal, sebanyak 32 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Satu orang yang dilaporkan hilang adalah terduga pelaku pembakaran.

"Total manifes 33 orang, 32 selamat, satu hilang, yang hilang itu pelaku pembakaran kapal," ujar Gleen saat dikonfirmasi pada Jumat (7/8).

Kronologi Cekcok di Ruang Kemudi

Peristiwa berawal saat nakhoda kapal, Hariadi Supriadi, meminta seorang ABK menggantikannya memegang kemudi karena hendak buang air kecil. Kapal yang berlayar dari Pelabuhan Bali menuju Perairan Aru itu tiba-tiba oleng saat dikemudikan sang ABK.

Merasa kapal berjalan tidak stabil dan berbelok-belok, nakhoda yang baru keluar dari toilet langsung memarahi ABK tersebut. Amarah itu memicu reaksi tak terduga dari sang anak buah kapal.

Api Berawal dari Kasur di Kamar Nakhoda

Tak terima dimarahi, ABK tersebut masuk ke kamar tidur nakhoda dan membakar kasur. Kobaran api dengan cepat membesar dan melalap bagian belakang kapal. Para awak kapal sempat berupaya memadamkan api dengan memecahkan kaca jendela ruang kendali, namun upaya itu gagal karena api terus membesar.

Para ABK akhirnya ramai-ramai melompat ke laut untuk menyelamatkan diri. Mereka kemudian dievakuasi oleh KM Harapan Makmur 01 yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian.

Tim SAR Masih Lakukan Pencarian Pelaku

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap terduga pelaku pembakaran yang hilang di perairan Aru. Kapal Jemi Indah 08 sendiri merupakan bagian dari rombongan kapal penangkap cumi yang berlayar dari Bali menuju wilayah timur Indonesia.

Follow halmahera24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks