TERNATE — Sebanyak 31 titik pemancar atau site jaringan generasi kelima (5G) kini telah beroperasi di Maluku Utara. Langkah ini menjadi kado spesial dari Telkomsel untuk masyarakat di provinsi kepulauan tersebut, khususnya di wilayah yang dikenal dengan julukan Bumi Kie Raha.
Manager Mobile Consumer Branch Ternate, Jefri Kamudi, mengatakan jaringan 5G sudah bisa dinikmati di sejumlah titik di Kota Ternate dan Kabupaten Halmahera Tengah. Untuk Halmahera Tengah, layanan ini terkonsentrasi di kawasan Weda, yang dikenal sebagai pusat industri dan kawasan ekonomi khusus.
“Ulang tahun ke-31 ini merupakan kado istimewa untuk kita di Maluku Utara, terutama di Bumi Kie Raha. Bertepatan dengan usia ini, kami mengaktifkan 31 site 5G di Maluku Utara,” ujar Jefri dalam keterangan yang diterima media, baru-baru ini.
Kehadiran jaringan 5G ini diharapkan mampu mendorong percepatan transformasi digital di wilayah timur Indonesia. Menurut Jefri, layanan dengan kecepatan tinggi itu bukan sekadar soal internet kencang, tetapi juga membuka peluang baru di bidang pendidikan, kesehatan, dan bisnis digital.
“Kami berharap kehadiran 5G ini bisa menghadirkan kemerdekaan berkomunikasi bagi masyarakat Maluku Utara,” katanya.
Telkomsel menilai tantangan geografis Maluku Utara yang terdiri dari ribuan pulau menjadi motivasi tersendiri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Perusahaan berkomitmen mempertahankan posisi sebagai market leader di tengah persaingan industri telekomunikasi yang kian ketat.
Selain peluncuran jaringan, perayaan HUT ke-31 Telkomsel di Ternate juga diisi dengan sejumlah kegiatan. Manajemen menggelar fun run yang bekerja sama dengan komunitas lari Osaran dan Tribun, pertandingan persahabatan mini soccer bersama mitra kerja dan stakeholder, serta aksi sosial bersih-bersih pantai di kawasan Kalumata.
“Harapan kami bisa terus membangun kekuatan dan memberikan layanan yang sepenuh hati kepada seluruh pelanggan dan masyarakat,” tutup Jefri.