PLN Maluku dan Maluku Utara Siagakan 987 Personel di 37 Posko, Jaga Pasokan Listrik Aman saat Salat Idul Adha

Penulis: Saiful  •  Kamis, 28 Mei 2026 | 12:28:01 WIB
PLN Maluku dan Maluku Utara siagakan 987 personel di 37 posko untuk menjaga pasokan listrik saat Salat Idul Adha.

AMBON — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) memastikan kesiapan sistem kelistrikan untuk pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah. Langkah konkretnya: mendirikan 37 posko siaga dan menerjunkan 987 personel pelayanan teknik serta 345 pegawai ke titik-titik strategis.

Personel dan Peralatan Disiagakan di 40 Titik Prioritas

PLN UIW MMU menetapkan 40 lokasi prioritas yang tersebar di tujuh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3). Lokasi tersebut meliputi masjid raya, lapangan salat Idul Adha, pusat keramaian, hingga fasilitas publik strategis.

Beberapa di antaranya adalah Masjid Raya Al Fattah Ambon, Lapangan Merdeka Ambon, Masjid Raya Sofifi, Masjid Raya Ternate, dan Lapangan Lodar El Tual. Untuk menunjang operasional, PLN menyiapkan 10 unit UPS, 30 unit UGB, 3 unit ERS, 2 unit crane, 174 mobil operasional, 56 motor operasional, dan 24 unit SPKLU.

Cadangan Daya 206 MW, Dua Provinsi Siap Salat Idul Adha

Saat ini PLN UIW MMU mengelola 168 sistem kelistrikan dengan total Daya Mampu Pasok (DMP) sebesar 458,71 MW. Beban puncak tercatat 252,40 MW, menyisakan cadangan daya mencapai 206,31 MW. Cadangan ini tersebar di 99 sistem di Provinsi Maluku dan 69 sistem di Provinsi Maluku Utara.

General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga keandalan pasokan. “Hari Raya Idul Adha merupakan momen penting bagi masyarakat untuk beribadah dan berkumpul bersama keluarga. PLN berupaya memastikan pasokan listrik tetap andal sehingga masyarakat dapat menjalankan salat dengan nyaman dan khusyuk,” ujar Noer dalam keterangan resmi yang diterima di Ambon.

Energi Primer Aman, Tim PDKB Disiagakan

PLN juga memastikan kesiapan energi primer pembangkit selama masa siaga. Langkah ini untuk menjaga kontinuitas operasional kelistrikan di Maluku dan Maluku Utara. Dua tim Pemeliharaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) yang terdiri dari 23 personel juga disiagakan untuk menangani potensi gangguan tanpa memadamkan aliran listrik.

Noer menambahkan bahwa seluruh personel akan melakukan pemantauan sistem secara intensif. “Kami terus melakukan pemantauan sistem dan menyiagakan personel di berbagai lokasi strategis agar masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan tenang tanpa gangguan kelistrikan,” katanya.

Layanan Gangguan Bisa Dilaporkan via Aplikasi PLN Mobile

PLN mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile guna mempermudah akses layanan kelistrikan dan pelaporan gangguan. Aplikasi ini bisa diakses selama periode siaga Idul Adha untuk respons cepat jika terjadi kendala pasokan listrik di lingkungan masing-masing.

Reporter: Saiful
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top