MALUKU UTARA — Laga penentu yang digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Minggu (7/6/2026) malam WIB, berjalan sengit sejak menit awal. Indonesia membuka keunggulan di babak pertama melalui gol Reno Salampessy. Namun, Vietnam menyamakan kedudukan di paruh kedua lewat aksi Nguyen Quoc Khanh.
Pertandingan tampak akan berakhir imbang hingga wasit memberikan hadiah penalti untuk Indonesia di masa injury time. Evandra Florasta yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 sekaligus mengunci posisi puncak klasemen Grup A dengan sembilan poin.
Kemenangan ini membuat pasukan Nova Arianto finis sempurna tanpa kehilangan satu poin pun. Tak perlu lagi menunggu hasil laga Grup B antara Thailand dan Malaysia yang sama-sama mengoleksi enam poin.
Piala AFF U-19 edisi ini hanya menyediakan satu tiket runner-up terbaik ke semifinal. Kekalahan dari Indonesia membuat Vietnam harus bergantung pada hasil pertandingan lain. Jika Thailand dan Malaysia bermain imbang pada Senin (8/6), mimpi Vietnam untuk lolos pun sirna.
Kiper Garuda Muda, Dafa Al Gasemi, mengaku puas dengan pencapaian timnya. Ia menegaskan target utama sejak awal adalah lolos tanpa harus bergantung pada hasil tim lain.
"Ini bagus banget buat tim karena ini memang tujuan kami lolos tanpa melihat hasil tim lain," kata Dafa usai laga.
Ia juga menyoroti peningkatan performa tim dari pertandingan ke pertandingan. "Perbaiki terus untuk tim, karena tim dari pertandingan ke pertandingan main bagus. Jadi kami usahakan tambah terus," ujarnya.
Kepastian lawan Indonesia di semifinal masih menunggu hasil laga Grup B dan C. Namun, modal sempurna di fase grup menjadi sinyal positif bagi skuad asuhan Nova Arianto untuk melangkah lebih jauh di turnamen usia muda Asia Tenggara ini.