Prabowo Blak-blakan soal Maung MV3 Garuda Limousine Bocor dan Bunyi Geredek, Pindad Dapat Pesan Perbaikan Langsung

Penulis: Yasir  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 05:21:31 WIB
Prabowo Subianto menunjukkan Maung MV3 Garuda Limousine yang mengalami kebocoran atap saat hujan.

MALUKU UTARA — Pengakuan Prabowo Subianto soal mobil dinas kepresidenannya menjadi sorotan. Bukan karena kemewahan, melainkan masalah teknis yang ia alami langsung. Dalam pidato di depan pengusaha muda, ia menceritakan atap Maung MV3 Garuda Limousine yang bocor saat hujan deras, hingga suara 'geredek-geredak' ketika melintas di jalur pegunungan.

"Saya suka tidur di mobil. Suatu saat saya lagi tidur di mobil, tahu-tahu karena hujan keras di luar, saya tidur tahu-tahu tek, tek. Saya bangun, rupanya bocor!" ujar Prabowo. Ia mengaku langsung mengirimkan unit tersebut kembali ke Pindad untuk diperbaiki.

Bunyi Berisik di Tanjakan dan Sikap Presiden

Tidak hanya bocor, Prabowo juga mendapati masalah lain saat menguji Maung di medan berat. "Habis itu pakai mobil naik gunung, geredek, geredak-geredak, geredak," katanya menirukan suara yang ia dengar. Meski demikian, ia menganggap semua itu wajar untuk produk baru yang masih dalam tahap pengembangan.

"Tapi geredak enggak apa-apa. Demi nasionalisme saya tetap pakai mobil ini," tegas Prabowo. Baginya, memberikan contoh penggunaan produk dalam negeri adalah kewajiban sebagai kepala negara, meskipun kendaraan impor yang lebih mapan tersedia.

Maung MV3 Garuda Limousine: Mobil Khusus Presiden

Maung yang dimaksud adalah MV3 Garuda Limousine, varian khusus yang dirancang Pindad untuk Presiden dan Wakil Presiden RI. Mobil ini sudah dipakai Prabowo sejak hari pertama ia menjabat pada 20 Oktober 2024. Kendaraan taktis ini merupakan bagian dari upaya membangun industri otomotif nasional yang mandiri.

"Setelah 81 tahun merdeka kita harus punya mobil buatan Indonesia sendiri. Sekarang TNI sudah pakai jip buatan putra-putri Indonesia sendiri. Presidenmu sekarang pakai mobil buatan rakyat Indonesia sendiri," kata Prabowo dalam pidatonya.

Pindad Diminta Perbaiki Kekurangan

Prabowo mengaku telah mengirimkan mobilnya ke Pindad untuk mengatasi kebocoran tersebut. "Saya kirim kembali lah. Saya bilang, 'Pindad, tolonglah bocornya dikurangi'," ujarnya. Langkah ini menunjukkan bahwa masukan dari pengguna tertinggi negara langsung ditindaklanjuti ke pabrikan.

Permintaan perbaikan ini menjadi sinyal positif bagi pengembangan Maung ke depannya. Dengan pengalaman langsung dari presiden, Pindad diharapkan bisa menyempurnakan kualitas perakitan dan material kendaraan taktis ini, khususnya untuk varian sipil yang mungkin akan dipasarkan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pindad belum memberikan pernyataan resmi terkait keluhan presiden. Namun, pengakuan Prabowo justru menjadi bukti transparansi penggunaan produk lokal, sekaligus motivasi bagi industri dalam negeri untuk terus berbenah.

Reporter: Yasir
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top