KAO — Tiga tahun setelah penanaman perdana, program restorasi mangrove di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Sungai Naul, Desa Kao, menunjukkan hasil yang signifikan. Lahan kritis yang dulu gundul kini berubah menjadi hutan mangrove yang rimbun dan menjadi habitat baru bagi berbagai satwa liar.
Sebelum program ini berjalan, pesisir Desa Kao sangat rentan terhadap abrasi. Air laut kerap naik hingga mengancam pemukiman warga. Kini, hamparan mangrove setinggi lebih dari dua meter tumbuh subur di sepanjang bantaran Sungai Naul, menahan laju gelombang dan memulihkan fungsi ekologis kawasan sebagai tempat hidup biota perairan.
Ketua Komunitas Green Kaidati, Zainudin Hongi, mengapresiasi kontribusi berkelanjutan NHM. Menurutnya, kehadiran perusahaan tambang emas itu tidak hanya memperbaiki lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga melalui penjualan bibit mangrove.
NHM tidak berhenti pada penanaman awal. Perusahaan secara bertahap mendukung pengembangan kapasitas komunitas lokal. Dukungan itu meliputi pembangunan gazebo, instalasi listrik, fasilitas sanitasi, dan tandon air di lokasi pembibitan. Hasilnya, kapasitas produksi bibit mangrove kini mencapai 4.300 pohon yang dikelola secara mandiri oleh Green Kaidati.
“Kami berharap kawasan mangrove ini dapat terus terjaga dan memberikan manfaat jangka panjang, baik dari sisi ekologis maupun ekonomi bagi masyarakat,” ujar Rosmini Djufri, Superintendent Lingkungan dari Departemen Health Safety & Environment (HSE) NHM.
KEE Kao dikelola secara berkelanjutan oleh komunitas setempat dengan pendampingan pemerintah daerah. Selain fungsi konservasi, kawasan ini dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi ekowisata. Mangrove yang menghijau juga berperan penting dalam menyerap emisi karbon, sejalan dengan target pengurangan dampak perubahan iklim di Maluku Utara.
NHM berkomitmen melanjutkan program keberlanjutan di bidang konservasi. “Kami akan terus berkolaborasi dengan komunitas lokal dan pemerintah daerah dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Halmahera Utara,” tutup Rosmini.