MALUKU UTARA — PT PLN (Persero) terus memperkuat tulang punggung kelistrikan di Jawa Tengah. Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Semarang baru saja meng-energize penyulang baru WLI 16, yang dilengkapi jaringan SUTM sepanjang kurang lebih 6 kilometer. Infrastruktur ini langsung menyasar Kawasan Industri Kendal (KIK), salah satu kawasan industri yang tengah gencar menarik investasi.
Manager PLN UP3 Semarang, Ricki Yakop, mengatakan pembangunan penyulang baru ini bukan sekadar proyek rutin. "PLN terus memperkuat sistem distribusi melalui pembangunan infrastruktur kelistrikan yang andal dan berkelanjutan. Energize penyulang baru ini merupakan bentuk nyata komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung operasional kawasan industri," ujar Ricki.
Dengan adanya jalur distribusi tambahan ini, konfigurasi jaringan menjadi lebih kuat. Jika terjadi gangguan, proses manuver beban bisa dilakukan lebih cepat dan optimal. Artinya, risiko padam listrik bagi pelanggan industri bisa diminimalkan secara signifikan.
Keandalan pasokan listrik menjadi faktor krusial bagi investor yang menanamkan modal di KIK. Pasokan yang stabil memastikan mesin produksi tidak berhenti di tengah jalan, menjaga daya saing produk, dan memberikan kepastian layanan. Infrastruktur ini juga menjadi langkah antisipatif PLN terhadap pertumbuhan kebutuhan listrik di kawasan yang terus berkembang tersebut.
Dalam proses pembangunannya, PLN mengedepankan prinsip Green, Lean, Innovative, dan Customer Focused. Seluruh tahapan pekerjaan dilakukan dengan mengutamakan standar keselamatan kerja, kualitas konstruksi, serta penyelesaian tepat waktu.
Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh insan PLN bersama berbagai pemangku kepentingan. Melalui pengoperasian penyulang baru ini, PLN kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal, berkualitas, dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.