TIDORE — Sebanyak 202 atlet taekwondo dari 10 kabupaten/kota di Maluku Utara turun di North Moluccas Taekwondo Championship Gubernur Cup 2026 yang digelar di Gedung Serbaguna SMAN 5 Tidore Kepulauan, Sabtu (25/7). Kejuaraan ini dibuka langsung Wakil Gubernur Sarbin Sehe yang juga menjabat Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku Utara.
Wagub Sarbin menegaskan Kejurda Gubernur Cup bukan sekadar kompetisi tahunan. Menurutnya, ajang ini menjadi bagian dari proses pembinaan berjenjang sekaligus seleksi atlet terbaik daerah. Atlet yang tampil menonjol akan dipersiapkan masuk skuad Maluku Utara pada PON XXII tahun 2028.
Ia optimistis melalui pembinaan berkesinambungan dan kompetisi rutin, taekwondo Maluku Utara mampu bersaing memperebutkan medali emas di ajang nasional. "Prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan latihan yang konsisten, disiplin yang tinggi, serta dukungan dari berbagai pihak," ujar Sarbin.
Menurut Sarbin, prestasi olahraga hanya bisa diraih melalui proses panjang. Ia menyebut latihan konsisten, disiplin tinggi, serta kolaborasi antara organisasi olahraga, pelatih, keluarga, dan pemerintah menjadi syarat mutlak melahirkan atlet berprestasi.
"Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pengurus Taekwondo Indonesia Maluku Utara, panitia pelaksana, para wasit, pelatih, atlet, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras sehingga kejuaraan ini dapat terselenggara dengan baik," kata Sarbin dalam sambutannya.
Ia juga menekankan olahraga berperan membentuk karakter generasi muda. Nilai disiplin, sportivitas, kerja keras, dan pantang menyerah yang ditanamkan melalui latihan menjadi modal membangun sumber daya manusia unggul.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama KONI berkomitmen memperkuat pembinaan olahraga sebagai investasi sumber daya manusia. Wagub Sarbin menyatakan dukungan akan terus diberikan agar semakin banyak atlet daerah yang mampu mengharumkan nama Maluku Utara di tingkat nasional maupun internasional.
"Pemprov dan KONI akan terus mendukung pembinaan atlet agar semakin banyak prestasi yang dapat diraih," tandasnya.
Ketua Umum Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Maluku Utara, Asadul Usud Boyratan, menyebut tingginya partisipasi 202 atlet dari 10 kabupaten/kota menunjukkan perkembangan taekwondo di daerah semakin positif. "Kami berharap kejurda ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga memperkuat hubungan antarpengurus dan atlet dari berbagai daerah," katanya.
Kejuaraan ini berlangsung meriah, dihadiri para atlet, pelatih, ofisial, pengurus TI, dan masyarakat umum. Diharapkan, melalui kejurda ini lahir atlet-atlet potensial yang siap bersaing di PON 2028 dan membawa pulang medali emas bagi Maluku Utara.