Gunung Api Ibu Erupsi Lagi, Abu Vulkanik Setinggi 500 Meter Guyur 11 Desa di Halmahera Barat

Penulis: Fajar  •  Jumat, 31 Juli 2026 | 23:59:31 WIB
Gunung Api Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, erupsi pada Jumat (31/7/2026) pukul 00.30 WIT dengan kolom abu vulkanik setinggi 500 meter.

HALBAR — Aktivitas vulkanik Gunung Api Ibu kembali meningkat. Gunung yang berada di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, ini meletus pada Jumat (31/7/2026) pukul 00.30 WIT, memuntahkan abu tebal berwarna kelabu yang terbawa angin ke arah tenggara.

Berdasarkan laporan petugas dari kantor Pengamatan Gunung Api Ibu, kolom abu teramati setinggi 500 meter dari puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 46 detik.

Belasan Desa di Tabaru Diselimuti Abu Vulkanik

Kepala BPBD Halmahera Barat, Wawan Gunawan M.T.Ali, mengatakan hampir seluruh desa di Kecamatan Tabaru terkena dampak hujan abu tipis hingga tebal. Kondisi ini mengganggu aktivitas warga, terutama mereka yang harus beraktivitas di luar ruangan.

“Dari data yang kami terima, hampir semua desa di Tabaru terkena dampak abu vulkanik,” ujar Wawan dalam rilis yang diterima media ini, Jumat (31/7/2026).

Masker Dibagikan, Pelajar Jadi Prioritas Utama

Menyikapi kondisi tersebut, BPBD langsung mengambil langkah darurat dengan membagikan masker ke sejumlah titik di Kecamatan Tabaru. Pembagian ini difokuskan untuk para siswa yang tetap bersekolah di tengah kondisi udara yang mulai tercemar abu.

“Abunya sangat tebal, sehingga kami langsung mengambil inisiatif untuk melakukan pembagian masker demi memperlancar aktivitas masyarakat di kecamatan setempat,” katanya.

Wawan menambahkan, sasaran pembagian masker ini memang diutamakan untuk para pelajar. Langkah ini diambil agar aktivitas belajar mengajar tidak terganggu oleh abu vulkanik yang berserakan di jalan raya dan lingkungan sekolah.

“Pembagian masker ini kita fokus untuk para siswa sehingga mereka pergi ke sekolah tidak terganggu dengan abu vulkanik yang berserak di jalan raya,” tegasnya.

Warga Diminta Tenang dan Patuhi Arahan Petugas

BPBD Halmahera Barat mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk tetap waspada dan tidak panik. Wawan menekankan pentingnya kerja sama antara instansi terkait, pemerintah desa, dan warga dalam mengurangi risiko bencana erupsi.

“Kami berharap masyarakat selalu waspada, tenang, dan mengikuti arahan petugas,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, status Gunung Api Ibu masih dipantau ketat oleh petugas di pos pengamatan. Masyarakat diminta untuk tidak mendekati kawah dalam radius yang telah ditentukan serta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk mengantisipasi gangguan pernapasan akibat abu vulkanik.

Reporter: Fajar
Sumber: jurnalone.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top