Wagub Malut Sarbin Sehe Buka Hiri Festival 2026 di Pulau Hiri, Targetkan Ekonomi Warga Tumbuh Tanpa Rusak Alam

Penulis: Ragil  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:07:31 WIB
Wagub Maluku Utara Sarbin Sehe membuka Hiri Festival 2026 di Pulau Hiri, Minggu (2/8/2026).

TERNATE — Ribuan warga dan wisatawan memadati kawasan utara Pelabuhan Togolobe, Pulau Hiri, saat Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, membuka secara resmi Hiri Festival 2026, Minggu (2/8/2026). Festival ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan strategi pemerintah daerah mengangkat potensi lokal lewat pendekatan digital dan pelestarian lingkungan.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dengan tim Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode II Tahun 2026. Berbagai agenda digelar, mulai dari lomba lari, ekspo kuliner, hingga pameran budaya dan atraksi wisata bahari Pulau Hiri.

Pulau Hiri: Antara Sejarah Kesultanan dan Potensi Ekonomi Digital

Sarbin Sehe menilai Pulau Hiri menyimpan kekayaan yang tak ternilai, mulai dari panorama pesisir yang eksotis, jejak sejarah Kesultanan Ternate, hingga tradisi budaya yang masih terjaga. Menurutnya, seluruh potensi ini harus dikelola secara optimal agar memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat setempat.

"Tema festival tahun ini sangat menarik karena menitikberatkan pada pengembangan potensi lokal melalui pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan teknologi digital. Inilah arah pembangunan yang ingin terus kita dorong di Maluku Utara," ujar Sarbin dalam sambutannya.

UMKM Lokal Wajib Melek Digital, Bukan Sekadar Pilihan

Di hadapan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta tokoh masyarakat, Wagub menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi barang mewah. Ia mendorong para pedagang dan pengelola destinasi wisata untuk segera beradaptasi dengan teknologi agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

"Digitalisasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan. Pelaku UMKM harus mampu memasarkan produknya secara digital, dan destinasi wisata wajib memiliki informasi yang mudah diakses agar mampu bersaing," tegasnya.

Pesan Kunci Wagub: Jangan Korbankan Lingkungan demi Pariwisata

Di tengah gencarnya promosi wisata, Sarbin Sehe mengingatkan satu hal yang kerap terlupakan: kelestarian alam. Ia meminta seluruh pihak, terutama mahasiswa KKN dan masyarakat, untuk menjaga kebersihan pantai, mengelola sampah dengan baik, serta melestarikan budaya sebagai warisan generasi mendatang.

Menutup rangkaian sambutannya, ia mengajak warga untuk bangga menggunakan dan membeli produk-produk lokal. Hal ini dinilai sebagai langkah konkret memperkuat perekonomian keluarga sekaligus menggerakkan roda ekonomi daerah secara berkelanjutan.

"Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa UGM atas dedikasi dan kontribusi mereka selama menjalankan pengabdian di Pulau Hiri," pungkasnya.

Kehadiran Camat beserta jajaran lurah, dosen pembimbing lapangan, tokoh agama, tokoh adat, hingga pelaku UMKM dalam acara tersebut menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan di Maluku Utara.

Reporter: Ragil
Sumber: halmaheranesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top