Harga Emas Antam Turun ke Rp2,75 Juta per Gram, Buyback Terpotong Rp18.000

Penulis: Saiful  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:04:31 WIB
Harga emas batangan Antam turun ke Rp2,75 juta per gram pada Rabu (26/8/2026), dengan harga buyback terpangkas Rp18.000 menjadi Rp2,61 juta per gram.

MALUKU UTARA — Pelemahan ini sekaligus memangkas harga pembelian kembali (buyback) emas Antam menjadi Rp2.610.000 per gram. Angka tersebut juga terkoreksi Rp18.000 dibandingkan harga buyback kemarin. Selisih antara harga jual dan harga beli kembali saat ini berada di kisaran Rp140.000 per gram, yang menjadi margin standar Antam.

Harga Emas Dunia Justru Menguat, Ini Penyebab Koreksi Antam

Menariknya, koreksi harga emas Antam terjadi di tengah tren penguatan harga emas dunia. Perbedaan arah pergerakan ini mengindikasikan faktor internal yang memengaruhi penetapan harga Logam Mulia, bukan semata-mata mengikuti pergerakan pasar global.

Penyesuaian harian ini biasanya dipengaruhi oleh kurs rupiah terhadap dolar AS, strategi perdagangan harian Antam, serta dinamika permintaan domestik. Dengan kata lain, harga emas Antam tidak selalu bergerak searah dengan harga emas internasional.

Daftar Lengkap Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut rincian harga emas batangan Logam Mulia Antam untuk berbagai ukuran pada Rabu (26/8/2026):

  • Emas 0,5 gram: Rp1.425.000
  • Emas 1 gram: Rp2.750.000
  • Emas 5 gram: Rp13.250.000
  • Emas 10 gram: Rp26.445.000
  • Emas 25 gram: Rp65.862.000
  • Emas 50 gram: Rp131.645.000
  • Emas 100 gram: Rp263.212.000
  • Emas 500 gram: Rp1.314.820.000
  • Emas 1.000 gram: Rp2.629.600.000

Harga tersebut belum termasuk pajak. Sesuai regulasi yang berlaku, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan 0,9 persen bagi yang tidak memiliki NPWP.

Apa Artinya bagi Investor dan Calon Pembeli?

Bagi investor yang berniat menjual emas batangan kembali ke Antam, harga buyback Rp2.610.000 per gram menjadi patokan utama. Artinya, jika membeli emas di harga Rp2.750.000 hari ini, investor harus menunggu kenaikan harga minimal Rp140.000 per gram untuk sekadar mencapai titik impas (break even point) sebelum memperoleh keuntungan.

Koreksi harga seperti ini kerap dimanfaatkan pembeli untuk akumulasi, mengingat emas Antam dianggap sebagai instrumen lindung nilai jangka panjang. Namun, fluktuasi harian tetap perlu dicermati mengingat pergerakan harga dipengaruhi kombinasi faktor global dan domestik.

Reporter: Saiful
Sumber: bloombergtechnoz.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top